Friday, 27 Jumadil Akhir 1441 / 21 February 2020

Friday, 27 Jumadil Akhir 1441 / 21 February 2020

Emil Yakin Wisatawan yang Menyampah Bukan Warga Bandung

Senin 03 Jul 2017 14:23 WIB

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Bilal Ramadhan

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil

Foto: Mahmud Muhyidin

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Sepanjang musim libur lebaran ini, berbagai taman di Kota Bandung banyak dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah. Sehingga, di beberapa lokasi taman seperti Alun-alun Kota Bandung sampah plastik terlihat menumpuk.

Menurut Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, selama libur lebaran ini, sampah di Kota Bandung meningkat hingga 20 persen. Namun, dari hasil monitoringnya, wisatawan yang menyampah itu rata-rata bukan dari Kota Bandung.

"Kan bandung kota wisata. Saya sampling 90 persen, maaf ya yang nyampah itu bukan masyarakat Bandung karena kalau warga bandung sudah paham dan teredukasi," ujar Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil kepada wartawan, Senin (3/7).

Menurut Emil, kesadaran masyarakat Bandung untuk membuang sampah pada tempatnya sudah cukup baik. Sehingga, Kota Bandung pun mendapatkan penghargaan Adipura untuk ketiga kalinya.

"Tapi karena ini kota wisata, kan susah ya membedakan pendatang bukan, kan susah. Kota ini tetap melayani tetap menjadi kota tujuan wisata," katanya.

Namun, menurut Emil, ada hikmah dari lebaran kemarin. Karena, ia telah membuat satuan kerja pusat kota. Jadi, kalau dulu pengawasan wilayah basisnya ada di camat dan kewilayahan yang mengurus. Namun sekarang, untuk pusat kota ada tim yang mengawasi. Karena, wajah Kota Bandung itu ada di pusat kota , ia telah membentuk manajemen khusus yang mengawasi pusat kota.

"Kalau dulu, nyapunya hanya satu hari dua kali. Sekarang dengan adanya tim ini, sehari bisa disapu lima kali karena wajah Kota Bandung jadi pusat kota harus bersih. Saya monitor relatif lebih baik," katanya.

Perlu diketahui, Alun-alun Kota Bandung dan berbagai taman di Kota Bandung, masih diserbu banyak wisatawan. Di antaranya, Taman Cibeunying, Taman Super Hero, Taman Lalu Lintas, Teras Cikapundung dan lainnya.

Berdasarkan pantauan Republika.co.id, warga memenuhi setiap bagian Alun-alun Kota Bandung. Tidak hanya wisatawan dari luar kota, warga lokal pun terlihat banyak mengunjungi lokasi tersebut. Mereka menjadikan alun-alun sebagai lokasi untuk berfoto baik sendiri maupun bersama keluarga.

Taman lainnya yang banyak dipenuhi wisatawan adalah Teras Cikapundung, Jalan Siliwangi. Ratusan warga terlihat menikmati ruang publik yang diresmikan Januari 2016 lalu. Padahal, cuaca di taman yang lokasinya tidak jauh dari Kampus ITB itu terik mataharinya cukup menyengat. Namun, tak menyurutkan warga untuk menikmati moment libur Lebaran bersama keluarga di taman tersebut.

Berbagai aktifitas dilakukan oleh warga di taman yang memiliki konsep edukasi ini. Mulai untuk berfoto, bermain atau hanya duduk berkumpul bersama teman atau keluarga sambil menyantap makanan yang dibawa.

Salah satu wisatawan asal Subang-Jabar yang datang ke Kota Bandung, Elva Resa (20 tahun), ia dan keluarganya berwisata ke Alun-alun Bandung karena selama ini menjadi icon Kota Bandung. Selain gratis, taman ini juga memiliki fasilitas yang cukup lengkap.

"Kalau belum ke Alun-Alun kayaknya belum lengkap datang ke Kota Bandung," katanya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA