Arus Balik Melintas Jabar Capai 1,3 Juta Kendaraan

Red: Agus Yulianto

 Sabtu 01 Jul 2017 13:26 WIB

Truk melintasi gerbang tol Cikarang Utama, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (30/6). Truk mulai melintasi tol Cikampek pada arus balik H+5 meskipun telah ada himbauan dari Kemenhub operasional truk mulai H+8 guna mengurangi beban arus balik Lebaran. Foto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro A Truk melintasi gerbang tol Cikarang Utama, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (30/6). Truk mulai melintasi tol Cikampek pada arus balik H+5 meskipun telah ada himbauan dari Kemenhub operasional truk mulai H+8 guna mengurangi beban arus balik Lebaran.

REPUBLIKA.CO.ID,CIKOPO -- Kendaraan arus balik yang melintas wilayah Jawa Barat dari jalur utara, tengah, maupun selatan, masih terus terjadi. Bahkan,  sejak Selasa (26/6) atau "H" Lebaran 2017 hingga Jumat (30/6) atau H+4, jumlah kendaraan yang menuju ibu kota negara telah mencapai 1.276.734 kendaraan.

"Sisa jumlah kendaraan yang belum kembali dari arus mudik Lebaran 2017 hingga 'H+4' mencapai 877.301 kendaraan atau 40,72 persen," kata Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat Dedi Taufik di Posko Terpadu Perhubungan Cikopo, Purwakarta, Sabtu.

Jumlah kendaraan yang menuju arah barat dari Jawa Timur dan Jawa Tengah hingga "H+4" Lebaran 2017 terbagi menjadi 548.606 kendaraan sepeda motor dan 728.118 kendaraan roda empat. Dedi memproyeksikan, sekitar 40 persen kendaraan arus mudik yang belum kembali ke Jakarta maupun kota-kota di sekitarnya akan terpecah pada puncak arus balik Sabtu dan Ahad (2/7) dan pada 8-9 Juli.

"Tapi, masyarakat juga mungkin akan memilih kembali ke Jakarta pada 8-9 Juli karena anak sekolah akan kembali masuk pada 10 Juli," ucapnya.

Macet Cipali

Pada Sabtu pagi, arus kendaraan di ruas tol Cikopo-Palimanan terhambat menjelang tempat peristirahatan di kilometer 102. Pemudik dari Magelang Khoirul Anam (29) mengatakan kepadatan kendaraan di tol Cikopo-Palimanan terjadi sebelum Subang karena banyak penumpang bus maupun penumpang kendaraan pribadi menepi untuk mencari toilet.

"Ada penyempitan jalan sebelum tempat peristirahatan kilometer 102. Banyak kendaraan yang parkir di pinggir jalan sambil mengisi bahan bakar," ungkap Khoirul.

Sementara itu, Dedi Taufik mengaku, perlambatan arus balik kendaraan di ruas tol Cikopo-Palimanan memang terjadi menjelang tempat peristirahatan di kilometer 102. "Tapi sejak semalam, kami berkoordinasi dengan Ditlantas Polda Jabar dan operator tol untuk mengalihkan arus ke gerbang tol Cilameri dan kemacetan kendaraan mulai kembali mencair," tuturnya.







sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X