Monday, 12 Rabiul Akhir 1441 / 09 December 2019

Monday, 12 Rabiul Akhir 1441 / 09 December 2019

Personel Dishub Bantul Diprioritaskan di Jalur Wisata

Selasa 27 Jun 2017 08:40 WIB

Red: Nur Aini

 Ribuan wisatawan memadati Pantai Parangtritis, Yogyakarta, Ahad (19/7). (Republika/Agung Supriyanto)

Ribuan wisatawan memadati Pantai Parangtritis, Yogyakarta, Ahad (19/7). (Republika/Agung Supriyanto)

REPUBLIKA.CO.ID, BANTUL -- Dinas Perhubungan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta menempatkan personel dititikberatkan pada akses lokasi wisata setelah perayaan Idul Fitri 1438 Hijriah untuk pengamanan arus lalu lintas.

"Mulai 25 Juni sampai 3 Juli 2017 penempatan personel dititikberatkan pada akses maupun jalur-jalur menuju lokasi wisata," kata Kepala Dishub Bantul, Aris Suharyanto di Bantul, Selasa (27/6).

Menurut dia, pengamanan arus lalu lintas setelah hari raya Lebaran berbeda dibanding pengamanan arus mudik atau sebelum Lebaran yang dititikberatkan pada jalur-jalur utama mudik Lebaran mulai 19 Juni sampai 24 Juni 2017. Beberapa jalur dan lokasi wisata yang jadi prioritas pengendalian di antaranya sepanjang Jalan Parangtritis menuju Pantai Parangtritis, sepanjang Jalan Imogri sebagai jalur wisata menuju Mangunan Dlingo.

Selanjutnya lokasi objek wisata di wilayah perbukitan Mangunan, di Kasongan (Jalan Bantul) sebagai sentra kerajinan gerabah dan Manding (Jalan Parangtritis) sebagai lokasi objek wisata kerajinan kulit. Ia mengatakan, selain pada lokasi wisata, penempatan personel perhubungan setelah hari H Lebaran juga dititikberatkan pada jalan masuk Bantul dan pusat-pusat kegiatan masyarakat yang berpotensi ramai dikunjungi.

"Selama masa libur Lebaran ini personel yang diterjunkan untuk bertugas melakukan pengamanan sebanyak 123 anggota yang tersebar di beberapa lokasi baik di pos pantau maupun pos pelayanan," katanya.

Selama libur Lebaran 2017, Dishub menyiapkan tujuh pos pantau dengan satu Pos Induk di Gabusan, dan enam pos lainnya di Sedayu (Jalan Wates), Srandakan, depan Pasar Bantul, Pasar Piyungan, Pos Gondowulung dan Pos Druwo. "Kami juga mengimbau truk, bus besar agar tidak melintasi tanjakan Mangunan-Imogiri untuk meminimalisasi kecelakaan ataupun kemacetan lalu lintas di jalur wisata tersebut," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA