Thursday, 8 Jumadil Akhir 1442 / 21 January 2021

Thursday, 8 Jumadil Akhir 1442 / 21 January 2021

Sekolah Prestasi Global Terapkan Metode Finger

Sabtu 24 Jun 2017 01:33 WIB

Red: Irwan Kelana

Salah satu kegiatan Sekolah Prestasi Global.

Salah satu kegiatan Sekolah Prestasi Global.

Foto: Dok Sekolah Prestasi Global

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Sekolah Prestasi Global boleh dibilang selangkah lebih maju dibandingkan sekolah-sekolah lain pada umumnya. Sekolah yang  berlokasi di Jalan Palem Nomor 1, Kelurahan Rangkapan Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat itu mulai tahun ajaran 2017/2018 menerapkan sistem absensi menggunakan jari atau biasa disebut finger.
 
“Sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu SD Prestasi Global, mulai tahun ajaran 2017/2018  kami   menerapkan metode absensi baru, yakni  menggunakan jari atau finger,” kata Ketua   Yayasan Graha Cendekia  – yang membawahi Sekolah Prestasi Global – Naba Aji Notoseputro kepada Republika.co.id, Senin (19/6).
 
Dengan metode finger itu, kata Naba, setiap kali siswa  masuk di sekolah,  mereka melakukan absensi. Metode finger tersebut terhubung dengan HP orang tuanya. Begitu siswa melakukan absensi, maka otomatis orang tuanya dapat informasi kehadirannya di sekolah itu  dalam bentuk SMS.

Begitu pula ketika siswa beranjak pulang. Orang tuanya juga dapat informasi dalam bentuk SMS. “Ini menyangkut aspek keamanan. Dengan metode finger tersebut, orang tua  siswa jadi tahu, bahwa anaknya sudah sampai di sekolah, maupun sebaliknya, yakni siswa sudah meninggalkan sekolah atau pulang ke rumah,” tutur Naba.

Ke depan, kata Naba, penggunaan metode finger itu akan lebih ditingkatkan. Tidak hanya sekadar untuk mengabsensi  siswa, tapi juga untuk mengetahui karakter dan talenta siswa sedini mungkin.

“Dari  metode finger  itu sudah ketahuan karakter  dan talenta siswa tersebut. Misalnya, apakah bakatnya dalam bidang musik, sastra, olahraga atau yang lainnya. Sehingga, si anak itu di sekolah akan diarahkan sesuai dengan talentanya,” uja Naba Aji.

Naba mengemukakan, sebagai sekolah yang mengusung tagline “Islamic modern school”, Sekolah Prestasi Global mencoba menerapkan metode pendidikan yang diharapkan dapat mencetak insan kamil (manusia yang sempurna atau bermutu tinggi).

Di Sekolah Prestasi Global ini siswa tidak diberikan pekerjaan rumah (PR). “Jadi, di rumah siswa tidak dibebani lagi oleh tugas belajar. Di rumah waktunya untuk beristirahat, bermain, berkumpul dengan keluarga, dan beribadah,” tutur Naba.

Selain itu, kata Naba, konsep-konsep dasar ibadah dilakukan secara pembiasaan. “Kita tidak mengejar tahfizh atau hafalan  Qurannya tapi kita mengejar pembiasaan siswa membaca Aquran dengan baik dan benar. Jadi tidak ada kewajiban atau paksaan siswa harus hafal juz sekian atau sekian juz. Biarkanlah membaca  Alquran dan beribadah itu kebutuhan dia, kebiasaan dia,” papar Naba Aji.

Direktur Sekolah Prestasi Global Ahmad Faisal mengatakan seminar yang diikuti oleh para orang tua siswa TK dan SD Prestasi Global itu bertujuan sebagai media silaturahim antara yayasan, sekolah dan orang tua.

Selain itu, kata Faisal, untuk memperkuat sinergi antara pihak sekolah dan orang tua. “Melalui seminar ini kami ingin mengedukasi para orang tua siswa, bahwa tugas mendidik itu tidak hanya tugas sekolah, melainkan juga orang tua,” tutur Faisal.

Faisal menambahkan, keberadaan anak di sekolah hanya beberapa jam. Anak lebih banyak berada di rumah orang tuanya. “Karena itu, pihak sekolah maupun orang tua harus sama-sama peduli terhadap pendidikan anak,” paparnya.

Dalam kesempatan terpisah, Pembina Yayasan Graha Cendekia Ustadz Abi Maki  mengingatkan kepada para orang tua, pentingnya mempersiapakan generasi atau keturunan yang dapat melanjutkan  nilai kebaikan di manapun berada.  “Menciptakan anak saleh bukan suatu yang mudah,  akan tetapi harus terus diupayakan dengan tanpa henti. Salah satunya menitipkan putra putri kita di lembaga pendidikan yang kita yakin dapat mengantar ke tujuan tersebut,” kata Abi Maki.

Abi Maki menambahkan, Sekolah Prestasi Global mencoba menjadi sekolah yang secara nyata dibutuhkan oleh orang tua yakni mengedepankan nilai keagamaan dan karakter serta menyeimbangkan akademik lainnya guna sebagai bekal hidup dunia dan akhirat.

Selain itu,  Sekolah Prestasi Global pun menyiapkan siswa siswinya sebagai generasi Qurani. Ini terlihat dengan intensnya kegiatan belajar Alquran  setiap hari di sekolah. “Insya Allah Sekolah Prestasi Global merupakan sekolah yang tepat untuk mewujudkan cita-cita dan harapan orang tua menciptakan anak yang saleh,” papar Abi Maki.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA