Stasiun Pasar Senen Sediakan Fasilitas Mewarnai untuk Anak

Rep: Dea Alvi Soraya/ Red: Hazliansyah .

 Jumat 23 Jun 2017 19:25 WIB

Sejumlah calon penumpang menanti kedatangan kereta api di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Selasa (20/6). PT Kereta Api Indonesia (KAI) memperkirakan puncak arus mudik dengan moda Kereta Api akan terjadi pada H-3 Idulfitri 1438 H atau pada 22 Juni 2017. Foto: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar Sejumlah calon penumpang menanti kedatangan kereta api di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Selasa (20/6). PT Kereta Api Indonesia (KAI) memperkirakan puncak arus mudik dengan moda Kereta Api akan terjadi pada H-3 Idulfitri 1438 H atau pada 22 Juni 2017.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Stasiun Pasar Senen menyediakan fasilitas mewarnai bagi pemudik cilik. Fasilitas ini disedikan untuk mengisi waktu anak yang jenuh menunggu rangkaian kerata yang akan membawanya ke kampung halaman.

"Kita ingin menciptakan lingkungan ramah anak, lalu ini sebagai momen untuk mensosialisasikan pelayanan transportasi massal," ujar Senior Manager Humas DAOP 1, Suprapto kepada Republika.co.id, Jumat (23/6).

Dia mengatakan, sasaran fasilitas ini adalah anak berusia tiga hingga enam tahun. Fasilitas ini bertujuan untuk menjaga suasana yang menyenangkan bagi anak yang sedang melakukan mudik.

"Tergetnya itu anak-anak tiga sampai enam tahun, diharapkan dengan suasana nyaman bisa bikin happy mereka," ujar Suprapto.

Stasiun Pasar Senen juga menyediakan hadiah menarik seperti papercraft yang berbentuk gerbong kereta api. Suprapto mengatakan, antusias anak untuk menikmati fasilitas ini sangat tinggi, mengingat selain dapat menghabiskan waktu dengan mewarnai, anak juga dapat memperoleh hadiah yang akan menemani mereka di perjalanan panjang nanti.

Fasilitas ini, kata Suprapto, adalah hasil kerja sama Humas Daop 1 Jakarta dan Komunitas Sahabat KAI Daop 1 peduli lingkungan ramah anak.

"Ya antusiasnya tinggi, ini pertama kali ada di Stasiun Pasar Senen," sambung dia.

Tuti, salah satu pemudik mengaku sangat bersyukur dengan adanya fasilitas mewarnai ini. Ibu seorang anak ini mengatakan, tahun ini adalah tahun pertama anaknya mudik. Tuti menceritakan sedikit kekhawatirannya mengajak putrinya, Cantika (4) untuk mudik, mengingat perjalanan jauh yang harus mereka lewati.

"Awalnya takut nanti di jalan, dia rewel. Makanya kebantu banget ada ini," kata Tuti.


BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X