Monday, 30 Jumadil Akhir 1441 / 24 February 2020

Monday, 30 Jumadil Akhir 1441 / 24 February 2020

Angkut Ribuan Petasan, Sepeda Motor Meledak

Sabtu 17 Jun 2017 06:59 WIB

Rep: Djoko Suceno/ Red: Esthi Maharani

Petasan

Petasan

REPUBLIKA.CO.ID, SUMEDANG -- Warga Jl Geusan Ulun (depan RSUD Sumedang) dikejutkan dengan suara ledakan keras Jumat (16/6) sekitar pukul 21.00 WIB. Warga mengira suara tersebut berasal dari ledakan bom namun ternyata petasan yang diangkut sepeda motor Honda Vario Nopol D 3349 FK yang dikemudikan Gungun Gunawan (22 tahun) warga Dusun Kebon Suuk, Desa Cicalengka Wetan, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung.

"Saya kira suara ledakan bom karena keras sekali. Pengunjung rumah sakit sempat panik mendengar suara tersebut," kata Olih Solohin (56 tahun) salah seorang pengunjung rumah sakit tersebut.

Menurut Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Drs Yusri Yunus, jajaran Polres Sumedang yang mendengar laparan tersebut langsung terjun ke TKP yang hanya berjarak sekitar satu kilometer dari Mapolres. Setelah dilakukan penyelidikan ternyata ledakan tersebut berasal dari petasan yang dibawa Gungun dari Indramayu menuju Cicalengka.

"Tidak ada koban dalam peristiawa tersebut. Kerugian hanya motor yang ditumpangi korban mengalami kerusakan akibat ledakan," kata dia kepada para wartawan.

Dari hasil pemeriksaan diketahui, korban Gungun bersama Ny Lilis Suryani (40) baru pulang dari Indramayu untuk belanja petasan. Petasan yang jumlahnya diduga ribuan itu dikemas dalam 15 dus. Sebanyak tujuh dus disimpan di bagian depan motor Honda Vario sedangkan empat dus disimpang di bagian samping kiri dan empat lagi di samping kanan. Diduga petasan yang berada di samping kanan yang meledak. Dugaan sementara petasan yang dikemas dalam empat dus ini meledak karena menempel pada kanalpot sepeda motor.

"Petasan tersebut menempel pada knalpot sehingga mengakibatkan hawa panas dan meledak," ujar Yusri.

 

sumber : Center
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA