Friday, 9 Jumadil Akhir 1442 / 22 January 2021

Friday, 9 Jumadil Akhir 1442 / 22 January 2021

Pria Pakistan Ditangkap karena Bawa Singa Jalan-Jalan

Jumat 16 Jun 2017 13:05 WIB

Red: Ratna Puspita

Bahria Town di pinggiran Islamabad, Pakistan.

Bahria Town di pinggiran Islamabad, Pakistan.

Foto: REUTERS/Caren Firouz

REPUBLIKA.CO.ID, ISLAMABAD -- Polisi Pakistan menangkap seorang pria karena membawa singa peliharaannya berjalan-jalan malam di jalan ramai kota pelabuhan selatan, Karachi. Polisi mengatakan pada Kamis (15/6), penangkapan sesudah video kejadian itu beredar di media sosial. 

Dilansir dari Reuters, Jumat (16/6), memelihara singa sebagai peliharaan adalah hal tidak biasa di Pakistan. Namun, seorang pengusaha kaya diketahui memiliki kebun binatang pribadi dan kadang kala memamerkan hewan itu untuk umum.

Cuplikan singkat itu menunjukkan singa jinak duduk di bagian belakang mobil pick up, dikekang dengan ditali. Ketika melintasi kota berpenduduk sekitar 20 juta orang tersebut, orang-orang yang lewat menonton dengan penasaran. 

Pengusaha bernama Saqlain Javed itu pun ditangkap pada Rabu (14/6) tapi kemudian dibebaskan dengan jaminan. "Pria tersebut berkeliling dengan singanya di dekat pasar setempat dan itu membahayakan masyarakat," kata Inspektur Polisi Muqadas Haider.

Haider mengatakan Javed memiliki izin mengelola kebun binatang pribadi dan merawat bayi singa. Namun, dia tidak diizinkan membawa hewan tersebut di jalan kota.

Singa itu dikembalikan ke "rumahnya" sesudah polisi berembuk dengan departemen satwa liar dalam tindakan lanjutan. Javed belum memberikan tanggapan. 

Polisi menyatakan ia mengaku membawa pulang hewan itu sesudah mengunjungi dokter hewan. "Kami memiliki rincian keamanan untuk memantau kekayaan itu guna meyakinkan bahwa singa itu tidak lepas," ujar Haided. Pada 2015, singa betina peliharaan melahirkan lima anak di Kota Multan, Pakistan tengah.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA