Saturday, 11 Sya'ban 1441 / 04 April 2020

Saturday, 11 Sya'ban 1441 / 04 April 2020

Jokowi Undang Obama Makan di Istana Bogor

Selasa 13 Jun 2017 19:54 WIB

Red: Ratna Puspita

Presiden Jokowi saat jamuan bersama Presiden AS ke-44 Barack Obama.

Presiden Jokowi saat jamuan bersama Presiden AS ke-44 Barack Obama.

Foto: ThePresidentPost.com

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo mengundang Presiden ke-44 Amerika Serikat Barack Obama untuk makan bersama di Istana Bogor.  "Presiden mengundang makan Obama di Istana Bogor sekitar tanggal 30 Juni 2017," kata Staf Khusus bidang Komunikasi Presiden Johan Budi SP di Jakarta, Selasa (13/6).

Kunjungan tersebut adalah kunjungan Obama pertama kalinya ke Indonesia setelah tidak lagi menjabat sebagai presiden. Sebelumnya, pada 2013, Obama pernah juga mengunjungi Indonesia saat masih menjabat sebagai Presiden.

Selain bertemu Presiden Joko Widodo, Obama dijadwalkan memberikan sambutan kunci pada Kongres Diaspora Indonesia keempat pada 1 Juli 2017 yang diselenggarakan Indonesian Diaspora Network Global (IDNG). Namun, sesi pidato Obama itu akan menjadi sesi tertutup yang hanya dapat diikuti oleh sekitar 3.500 peserta. Para peserta terdiri atas diaspora Indonesia, undangan, serta publik yang diseleksi terlebih dahulu.

Kongres Diaspora Indonesia keempat yang diselenggarakan di Kasablanka Hall pada 1-4 Juli 2017 akan menghadirkan 42 pembicara dalam 12 sesi berbeda dengan tema "Bersinergi Bangun Negeri". Hingga saat ini, tercatat lebih dari 6.000 peserta sudah terdaftar untuk mengikuti kongres ini, 427 di antaranya merupakan diaspora dari 52 negara.

Publik yang berminat untuk mengikuti sesi pidato Obama harus mengikuti seleksi melalui "Twitter" dengan syarat mengunggah foto yang menampilkan kontribusi sosial untuk aksi kebaikan dan toleransi dengan deskripsi singkat 100 karakter disertai tagar #Aksi4Diaspora hingga 18 Juni 2017.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA