Monday, 24 Muharram 1441 / 23 September 2019

Monday, 24 Muharram 1441 / 23 September 2019

 

Ketersediaan KA Ekonomi Lebaran Sisa 20 Persen

Selasa 06 Jun 2017 12:33 WIB

Red: Andi Nur Aminah

Kereta api kelas ekonomi

Kereta api kelas ekonomi

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Ketersediaan tiket Kereta Api kelas ekonomi untuk arus mudik Lebaran 2017 di wilayah PT KAI Daerah Operasional (Daop) 8 Surabaya hingga pekan ini tersisa 20 persen. Angka itu dari total 22 ribu bangku yang disiapkan sejak awal Ramadhan.

"Yang masih banyak hingga saat ini adalah untuk kelas eksekutif, dengan rata-rata ketersediaan bangku mencapai 60 persen," kata Kepala Humas PT KAI Daop 8 Gatut Sutiyatmoko di Surabaya, Selasa (6/6).

Gatut mengatakan, Daop 8 Surabaya sebelumnya telah menyiapkan tiket total sekitar 45 ribu per harinya. Dengan rincian 50 persen untuk kelas ekonomi, 40 persen kelas eksekutif dan 10 persen kelas bisnis.

Dari rincian itu, dia mengatakan, kelas ekonomi merupakan yang paling diminati masyarakat. Tak heran ketersediaan tiketnya hanya sisa 20 persen pada pekan kedua Ramadhan, dengan tujuan rata-rata ke Jakarta, Yogyakarta dan Bandung.

"Layanan KA kelas ekonomi saat ini memang sudah semakin baik, tidak kalah dengan kelas bisnis atau eksekutif. Hal ini mungkin menjadi salah satu alasan mengapa masyarakat lebih memilih KA kelas ekonomi," tuturnya.

Untuk itu, kata Gatut, Daop 8 Surabaya dalam waktu dekat berencana menambah kembali rangkaian KA ekonomi Lebaran 2017 baru dengan tujuan Jakarta, tujuannya untuk menaikkan kembali ketersediaan tiket mudik kelas ekonomi.

"Waktunya peluncuran KA Baru Lebaran 2017 ini masih sedang dalam pembahasan, dan KA ini diharapkan bisa menambah kuota kelas ekonomi yang saat ini hanya tinggal 20 persen," ujarnya. 

Sementara itu, untuk pemesanan tiket KA Lebaran 2017 bisa dilakukan melalui beberapa laman yang disediakan, seperti kereta-api.co.id, tiket2.kereta-api.co.id dan tiket3.kereta-api.co.id. Selain itu, masyarakat juga bisa memesan tiket lewat aplikasi pemesanan yang bekerja sama dengan pihak swasta, seperti Traveloka, Trivago atau Pegipegi.com.

 

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA