Saturday, 5 Rajab 1441 / 29 February 2020

Saturday, 5 Rajab 1441 / 29 February 2020

Perkuat Nasionalisme, Indonesia Diminta Belajar dari Negara Timteng

Kamis 18 May 2017 13:00 WIB

Rep: Dyah Meta Ratna Novia/ Red: Dwi Murdaningsih

Wakil Ketua MPR Mahyudin.

Wakil Ketua MPR Mahyudin.

Foto: dok. MPR RI

REPUBLIKA.CO.ID, BANJARBARU -- Nasionalisme perlu dikuatkan untuk menjaga keutuhan NKRI. Wakil Ketua MPR RI  Mahyudin mengatakan Indonesia perlu belajar dari negara-negara lain yang terpecah saat ini.

Indonesia, kata dia, harus belajar dari, negara-negara seperti Libya, Somalia, Irak, Suriah hancur karena ketidakpuasan terhadap pemimpinnya. Libya sekarang jadi negara gagal.

Irak diserang AS dituduh memiliki senjata pemusnah massal. Bahkan Saddam Hussein dibunuh, tapi faktanya senjata pemusnah massal itu tak ada. Suriah hancur karena ada kelompok anti Assad sekarang pecah perang saudara. Ribuan orang mati, tak sekolah, tak kerja.

"Ribuan orang Suriah mengungsi ke Eropa. Kalau anda ke Turki, anda akan melihat warga Suriah mengemis di sana," kata Mahyudin, dalam Dialog Kebangsaan di Banjarbaru, Kamis, (18/5).

Ia menekankan, agar bangsa Indonesia bersyukur saja dengan yang ada saat ini. "Kalau belum puas dengan pemimpin, ya sabar saja, jangan sampai Indonesia terpecah karena ketidakpuasaan," kata dia.




  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 
 
Terpopuler