Wednesday, 8 Sya'ban 1441 / 01 April 2020

Wednesday, 8 Sya'ban 1441 / 01 April 2020

Mahasiswa UGM Ciptakan Inofid, Buku Anak Interaktif

Kamis 18 May 2017 09:16 WIB

Rep: Rizma Riyandi/ Red: Winda Destiana Putri

Anak membaca buku (ilustrasi).

Anak membaca buku (ilustrasi).

Foto: Republika/Prayogi

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Saat ini anak- anak cenderung lebih memilih gadget sebagai alat bermain yang lebih menarik dan praktis. Namun, kebiasaan seperti ini dapat membuat anak menjadi pasif dan kemampuan perkembangannya menjadi kurang optimal. Maka dari itu, diperlukan terobosan menarik yang mampu memfasilitasi kegiatan anak dan mampu mendorong kemampuan kognitifnya.

Melihat kondisi ini, sekelompok mahasiswa UGM menciptakan produk edukasi yang diberi nama Inofid  atau Interactive Book with Finger Doll. “Saat ini media belajar anak-anak mulai ditutupi dengan gadget, anak-anak sering menggunakan gadget untuk games dan lainnya. Jadi kami ingin mengembangkan sebuah produk bacaan  yang lebih menarik dan interaktif,” ujar Yogi Hasna Meisyarah, salah satu anggota tim pengembang Inofid.

Inofid sendiri merupakan produk buku cerita yang dilengkapi dengan boneka jari yang mampu memfasilitasi kegiatan anak dalam belajar sambil bermain. Produk ini juga mampu mendorong kemampuan kognitif anak.

Yogi mengembangkan produk ini bersama empat rekannya, yaitu Daryatul Choiriyah, Indah Jana Permana Devrin, Lasmaida F Br BB, serta Rakananditya Said. Kelimanya tergabung dalam tim Program Kreativitas Mahasiswa bidang Kewirausahaan atau PKM-K UGM.

Boneka jari Inofid, papar Yogi, berfungsi untuk meningkatkan kemampuan berimajinasi, kreativitas, dan kemampuan motorik halus yang mampu melatih kemampuan kognitif pada anak. “Ditambah lagi, buku cerita Inofid dapat mempererat hubungan orangtua atau pengasuh dengan anak serta melatih karakter anak melalui pesan moral yang disampaikan,” ujarnya.

Latarbelakang pengembangan Inofid sendiri dikarenakan para penemunya ingin mendukung perkembangan anak dalam periode penting yang berlangsung pada masa balita yaitu nol sampai lima tahun. Pada masa ini, menurut Yogi, anak mengalami perkembangan kemampuan berbahasa, kreativitas, kesadaran sosial, emosional, dan intelegensi.

“Untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan anak, diperlukan pelatihan kemampuan kognitif anak. Akan tetapi, masih jarang ditemukan media yang bersifat menarik dan interaktif yang mampu mengoptimalisasikan kemampuan kognitif pada anak,” kata Yogi.

Adapun kelebihan yang dimiliki oleh Inofid di antaranya desain yang menarik, banyak gambar, colorful, cerita yang sederhana dan sesuai usia anak-anak sehingga mudah dipahami, serta mengandung pesan moral tentang kegiatan sehari-hari yang mampu melatih karakter anak. Selain itu, produk ini juga dibanderol dengan harga yang ekonomis dan terjangkau. Saat ini, mereka telah melakukan produksi Inofid sebanyak 100 buah untuk dipasarkan kepada orang tua atau melalui kerja sama dengan TK dan PAUD.

“Melihat peluang bahwa buku sejenis ini masih belum banyak beredar atau mungkin belum ada di pasaran kami dari tim Inofid membuka pemesanan untuk pembelian buku Inofid, bagi yang tertarik silakan menghubungi kami. Untuk ke dapan rencananya kami juga ingin membuat seri tokoh binatang lainnya,” kata Yogi.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA