Monday, 13 Sya'ban 1441 / 06 April 2020

Monday, 13 Sya'ban 1441 / 06 April 2020

SMESCO Gelar Acara Produk Musik Lokal

Ahad 30 Apr 2017 20:23 WIB

Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Pekerja menyelesaikan pembuatan alat musik marawis di bengkel pembuatan alat musik Islam di Cipinang Besar Selatan, Jakarta Timur, Senin (26/12).

Pekerja menyelesaikan pembuatan alat musik marawis di bengkel pembuatan alat musik Islam di Cipinang Besar Selatan, Jakarta Timur, Senin (26/12).

Foto: Republika/ Yasin Habibi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gedung SMESCO Indonesia mendadak makin padat kemarin (30/4). Pengunjung pun tampak menikmati pergelaran SMESCO Audio Exhibition Local Heroes.

Sejak pagi, pengunjung sudah menikmati rangkaian acara yang digagas Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (LLP-KUKM) Kementerian Koperasi dan UKM di kawasan Gedung SMESCO RumahKU, Pancoran, Jakarta Selatan.

Event yang dihelat sejak Jumat (28/4) tersebut menyuguhkan pameran alat musik, audio musik, dan alat-alat pendukung musik produk Indonesia yang berkualitas serta berdaya saing. ’’SMESCO Local Heroes mengusung produk lokal untuk dapat menguasai pasar global,’’ ujar Direktur Utama LLP-KUKM Ahmad Zabadi berdasarkan rilis yang diterima republika.co.id,Ahad (30/4).

Dia menambahkan, sama seperti produk fashion, furniture, dan home decoration, selama ini produk alat musik dan instrumen musik asli anak bangsa sudah menjadi trendsetter baik di Indonesia, bahkan di pasar internasional. ’’Dari sisi kualitas dan desain produk alat musik Indonesia mampu bersaing dengan produk asing. Karena itu, kami ingin produk tersebut dapat berkembang di pasar luar negeri,’’ ujar Zabadi.

Zabadi menambahkan, event SMESCO Local Heroes terbuka untuk umum dan tidak dipungut bayaran. Selain pameran alat musik, event ini juga menyajikan beberapa kegiatan lain seperti workshop mengenai bisnis musik, musik produksi, coaching clinic, dan demo dan pertunjukan musik.

’’Para pengunjung dapat membeli produk yang ada, serta mengikuti berbagai kegiatan yang dilaksanakan di SMESCO RumahKU tersebut secara gratis,’’ ujar Zabadi.

Zabadi menyebutkan, bukan hanya musisi Indonesia yang masuk ke pasar global, tapi alat musik buatan Indonesia juga sudah masuk mancanegara. Produk alat musik dan alat pendukung musik karya anak bangsa ini tidak kalah dengan produk asing. Dari sisi kualitas maupun desain, produk alat musik Indonesia mampu menyamai merek-merek asing, bahkan mengalahkan brand awareness produk asing.

Sebut saja gitar merek Rick Hanes buatan Sidoarjo yang lahir 2012 dan sudah masuk pasar musik Amerika Serikat. Gitar Rick Hanes, kini mampu menyisihkan gitar merek internasional seperti Ibanez dan Fender. Begitu pula dengan gitar merek Radix. Gitar ini adalah brand asli Indonesia, tepatnya dari Kota Tangerang. Gitar Radix memang menyasar konsumen luar negeri. Hingga saat ini dari 120-an gitar yang dihasilkan setiap bulan sebanyak 50 persen produknya dikonsumsi pasar di negara-negara Eropa.

’’Selain gitar, SMESCO Local Heroes juga menampilkan alat musik lain seperti drum, dan sound system buatan Indonesia yang produknya dapat dijumpai di Exhibition Hall SMESCO RumahKU,’’ ucap Zabadi.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA