Tuesday, 7 Sya'ban 1441 / 31 March 2020

Tuesday, 7 Sya'ban 1441 / 31 March 2020

Kriminalitas Makin Sadis

Selasa 18 Apr 2017 09:52 WIB

Red: Hazliansyah

Garis polisi.   (ilustrasi)

Garis polisi. (ilustrasi)

Foto: Antara/Oky Lukmansyah

REPUBLIKA.CO.ID, -- Belakangan media diwarnai berbagai berita kriminalitas yang makin sadis. Sebut saja, kasus penodongan dan penyanderaan seorang ibu dan anaknya di sebuah angkot, carok massal, hingga pembantaian satu keluarga.

Kriminalitas membuat masyarakat merasa tidak akan saat bepergian dan kian resah. Kasus ini bagaikan fenomena gunung es, banyak lagi kasus serupa yang terjadi dan belum terungkap. Motifnya pun beragam mulai dari saling ejek, dendam, perebutan harta, dan masih banyak lagi.

Kriminalitas biasanya didominasi oleh faktor ekonomi. Beban hidup makin berat menyebabkan para pelaku kejahatan memutar otak dan menghalalkan berbagai cara. Mereka semakin nekat dan sadis, sampai saudara sendiri pun bisa dihabisi sebagaimana kasus di medan.

Berbagai upaya telah dilakukan, tapi belum menyentuh akar permasalahan. Tidak cukup hanya menangkap dan menghukum pelaku kejahatan. Karena akarnya adalah permasalahan ekonomi. Sistem ekonomi kapitalisme yang pro pemilik modal dan menyengsarakan rakyat kecil haruslah ditinggalkan.

Ziyadatul
Depok, Sleman, Yogyakarta

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA