Saturday, 18 Sya'ban 1441 / 11 April 2020

Saturday, 18 Sya'ban 1441 / 11 April 2020

Golkar akan Gelar Real Count di Pilkada Jakarta Putaran II

Senin 17 Apr 2017 13:55 WIB

Rep: Dian Fath Risalah/ Red: Nur Aini

Pilkada (ilustrasi)

Pilkada (ilustrasi)

Foto: Republika/Yogi Ardhi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua DPD Golkar DKI Jakarta Fayakhun Andriadi mengatakan akan menggelar hitung nyata atau real count pada hari pencoblosan Pilkada DKI Putaran kedua, Rabu (19/4) lusa. Pelaksanaan hitung nyata akan digelar di kantor DPD Golkar DKI, Cikini, Jakarta Pusat mulai pukul 13.00 WIB.

Fakyakhun berkata, sejak putaran pertama Pilkada DKI, Golkar sudah menggelar hitung nyata. Menurutnya, berdasarkan pengalaman, puncak suara yang masuk ke real count pada pukul 16.00-18.00 WIB. "Kalau tidak ada aral melintang, data melebihi 96 persen pada pukul 18.00 WIB," ucap Fayakhun.

Fayakhun pun yakin, hasil real count akan menghilangkan adanya kemungkinan sengketa. "Walaupun menghabiskan sumber daya yang nggak sedikit, kami persembahkan real count," ujar Fayakhun.

Pada putaran pertama, hasil real count Golkar hanya selisih 0,05 persen dengan hitungan resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI. "Real count sesuatu yang luar biasa, bukan main-main. Butuh ketelitian tinggi. Data real count kami bukan berasal dari satu sumber. Kami punya 705 validator untuk mengecek data," ucap Fayakhun.

Selain menggelar hitung nyata, Partai Golkar juga akan mengerahkan 215 orang yang tergabung dalam "Brigade Beringin". Nantinya, bila ada intimidasi pemilih di kelurahan tertentu, 'Brigade Beringin' dikatakan akan bergerak untuk mencari tahu apa yang terjadi.

"Kalau perlu dukungan personel lebih banyak, kami kerahkan lapis kedua dan ambil tindakan," kata Fayakhun. Para "Brigade Beringin" tersebut sebelumnya telah diberi pelatihan selama dua pekan. Mereka semua merupakan hasil perekrutan dari setiap kelurahan.


BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA