Sunday, 18 Rabiul Akhir 1441 / 15 December 2019

Sunday, 18 Rabiul Akhir 1441 / 15 December 2019

Semua Pembalap Wajib Kenakan Baju Berkantong Udara pada 2018

Senin 17 Apr 2017 09:38 WIB

Rep: Mutia Ramadhani/ Red: Andri Saubani

Balapan Motogp

Balapan Motogp

Foto: Reuters/Albert Gea

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Pembalap motor di seluruh kelas mulai 2018 diwajibkan mengenakan baju balap berkantong udara yang canggih. Sejumlah perusahaan, seperti yang tergabung dalam World Superbike sedang mengembangkan sistem mereka sendiri untuk memenuhi aturan ini.

Dilansir dari Speedweek, Senin (17/4), sejauh ini hanya Dainese dan Alpinestar yang sudah memenuhi syarat keamanan dalam baju pembalap. Dainese menggunakan sistem D-Air, sebagaimana yang dikenakan Valentino Rossi, Andrea Iannone, serta Pol Espargaro. Alpinestar juga menggunakan sistem kantong udara canggih, sebagaimana dikenakan Marc Marquez, Dani Pedrosa, Cal Crutchlow, Aleix Espargaro, Maverick Vinales, Takaaki Nakagami, dan Jonas Folger.

Apa yang terjadi pada produsen lain, seperti iXon, IXS, Spidi, Vircos, Macna, Mithos-Arcuoso, Furygan, dan Revit? Johann Zarco mengenakan baju balap berkantong udara dengan merek Furygan, Alex Rins dan Danilo Petrucci menganakan Revit. Apakah mereka harus membeli teknologi Dainese dan Alpinestar jika ingin bergabung ke bisnis MotoGP?

"Saya pernah mendengar iXon dan Spidi sedang mengembangkan sistem kantong udara yang canggih," kata Stefano Corte dari Dainese. Baju balap Furygan saat ini sudah mengenakan kantong udara Dainese di dalamnya. Kostum Alex Rins, Revit juga dibuatkan kantong udara Dainese.

Bagaimana dengan pembalap motor kelas dua, seperti World Superbike? "Setelah memastikan aturan ini di MotoGP seluruhnya, kami akan memperpanjang aturan yang sama untuk World Superbike secepat mungkin," ujar CEO Dorna, Carmelo Ezpeleta.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA