Tuesday, 12 Safar 1442 / 29 September 2020

Tuesday, 12 Safar 1442 / 29 September 2020

Memilih Mobil LCGC untuk Usaha Taksi Online

Selasa 21 Mar 2017 14:33 WIB

Rep: Novita Intan/ Red: Winda Destiana Putri

Dashboard New Datsun Panca GO di Jakarta, Rabu (20/8). Sedan hatchback ini dipasarkan pada kisaran Rp 96-101juta.

Dashboard New Datsun Panca GO di Jakarta, Rabu (20/8). Sedan hatchback ini dipasarkan pada kisaran Rp 96-101juta.

Foto: Republika/Yogi Ardhi

REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR -- Pemerintah mengizinkan mobil Low Cost Green Car (LCGC) berkapasitas mesin di bawah 1.300 cc untuk dioperasikan sebagai taksi online. Aturan tersebut tertuang di dalam Peraturan Menteri Nomor 32 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek.

Di tengah maraknya jasa transportasi dalam jaringan (daring) atau taksi online, PT Nissan Motor Indonesia melalui Datsun menyerahkan kepercayaan konsumen dalam memilih mobil LCGC untuk usaha taksi online mereka. "Kami menyerahkan kepada masyarakat khususnya pengguna Datsun. Tapi kami tidak punya strategi khusus," ujar Head of Marketing Datsun Indonesia Christian Gandawinata di Makassar.

Tidak bisa dipungkiri keberadaan jasa taksi online memberi keuntungan tersendiri bagi produsen mobil LCGC, termasuk Datsun Indonesia. Para pengusaha taksi online akan mendapat pilihan lebih baik karena mobil LCGC lebih murah ketimbang kendaraan low MPV.

Meski demikian, Datsun tidak mengetahui secara jelas jumlah LCGC Datsun yang dipakai oleh penggina taksi online. Kendaraan yang sudah dibeli oleh konsumen, sepenuhnya menjadi hak mereka. "Taksi online kita tidak ada kebijakan khusus," ucap dia.

Tak dipungkiri pengemudi taksi online memang banyak yang memilih Datsun GO+ Panca sebagai mobil operasionalnya. Ya, alasan utamanya tentu saja adalah harga barunya yang terjangkau. Sebagai sebuah LCGC, saat pertama kali keluar tahun 2014, GO+ hanya berbanderol sekitar Rp 103 juta di Jakarta.

Soal harga yang terjangkau ini, ditambahkan oleh salah seorang pengemudi menjadi salah satu hal yang meringankan. "Karena harganya murah, artinya cicilannya pun lebih terjangkau," ujar Suwarno.

Pada akhirnya, hal ini terasa tak memberatkan pada biaya operasional bulanan mobil ini. Keunggulan lain pada mobil yang berdimensi mungil ini ada di balik kap mesinnya. Dengan kapasitas mesin hanya 1,2 liter, diakui bahwa konsumsi bahan bakarnya pun relatif irit. Bobot yang ringan juga memberikan kontribusi bagi penggunaan bahan bakarnya ini

Selain itu, meskipun sebagai sebuah LCGC, namun karena mengusung konsep MPV, kapasitas 7 penumpang menjadi nilai tambah bagi GO+ untuk dijadikan mobil penarik penumpang. Meski begitu, ada hal juga yang terkadang dikeluhkan oleh penumpang taksi online yang menumpang GO+ ini, salah satunya adalah ruang kabin yang tidak selapang Avanza ataupun Xenia. Meski begitu, bagi pengemudi hal ini dapat dikompensasi dengan keramahan dalam melayani penumpangnya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA