Thursday, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 December 2019

Thursday, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 December 2019

Bantu Atasi Bencana, PKPU Human Initiative Kirim Tim Kemanusiaan

Sabtu 18 Mar 2017 14:20 WIB

Rep: Dwi Murdaningsih/ Red: Agus Yulianto

Tim kemanusiaan PKPU melakukan misi kemanusiaan di Somalia (Ilustrasi)

Tim kemanusiaan PKPU melakukan misi kemanusiaan di Somalia (Ilustrasi)

Foto: PKPU

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Lembaga Kemanusian Nasional, PKPU Human Initiative, mengirimkan tim misi kemanusian ke Somalia, Kenya, dan Nigeria, Jumat (17/3). Upaya ini, sebagai bentuk kepedulian atas kian memburuknya bencana kelaparan, kekeringan, dan wabah penyakit kholera yang menimpa warganya

“Misi kemanusiaan ini merupakan misi yang kesembilan kalinya dilakukan PKPU. Ini merupakan bencana terbesar, bencana kelaparan yang pernah terjadi,” kata Presiden Direktur PKPU Human Initiative Agung Notowiguno, di kantornya, Graha PKPU HI Condet, Jakarta Timur.

PKPU terus berkonsultasi dan berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dan Kedutaan Besar Somalia di Jakarta serta KBRI Kenya di Nairobi agar dapat menjalankan misi kemanusiaan dalam situasi dan kondisi yang sangat sulit sekalipun.

“Kami membawa bantuan dari masyarakat Indonesia, dimana tahap pertama mencapai Rp 1 miliar, dan target kita bisa membantu hingga Rp 5 miliar. Kami dK sana juga berkoordinasi dengan NGO lokal dari kota Mogadisu, Somalia untuk mengetahui bantuan apa yang dibutuhkan saat ini, melihat kedaan dalam satu hari hampir 110 orang tewas kelaparan akibat kemarau yang panjang,” ujarnya.

Manager Disaster Risk Management PKPU Human Initiative Muhammad Kaimuddin menjelaskan mengenai program yang akan dilakukan disana. Pihaknya akan memberikan bantuan pangan, pencarian sumber mata air, serta membuat tangki air demi persediaan bagi warga dan pengungsi Somalia.

“Ribuan orang telah tiba di Mogadishu ibu kota Somalia untuk mencari pertolongan darurat. Namun, lumbung persediaan pangan sangat tipis. Selama sepekan di sana, pihaknya akan meninjau Nigeria, Sudan Selatan, dan Yaman,” ujarnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA