Friday, 1 Safar 1442 / 18 September 2020

Friday, 1 Safar 1442 / 18 September 2020

Imam Nahrawi: Indonesia Kehilangan Sosok Ulama Pemersatu Umat

Kamis 16 Mar 2017 17:01 WIB

Rep: Bambang Noroyono/ Red: Bayu Hermawan

Suasana kedatangan jenazah KH Hasyim Muzadi sebelum dilakukannya upacara militer di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (16/3).

Suasana kedatangan jenazah KH Hasyim Muzadi sebelum dilakukannya upacara militer di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (16/3).

Foto: Republika/Prayogi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi, merasa kehilangan dengan wafatnya Kiai Haji Hasyim Muzadi. Imam mengatakan, Indonesia bukan cuma kehilangan sosok ulama besar Tanah Air. Wafatnya mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) tersebut, membuat Indonesia, kehilangan sosok pemersatu.

"Innalillahi. Selamat jalan KH Hasyim Muzadi. Kita kehilangan sosok ulama besar dan tokoh pemersatu umat dan bangsa. Semoga khusnul khotimah. Alfatihah," kata Imam, dalam rilis resmi dari kementeriannya, pada Kamis (16/3).

Imam menyampaikan, almarhum,  semasa hidup merupakan salah satu tokoh berpengaruh. Bukan cuma memiliki pengaruh terhadap masyarakat muslim di Tanah Air. Tetapi, juga mempunyai sumbangsih pemikiran terhadap perkembangan pemikiran Islam di dunia.

Imam menambahkan, semasa hidup, salah satu anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) itu, dekat dan akrab dengan pemeluk agama lainnya. "Almarhum sosok yang dikenal bukan cuma di Indonesia. Tapi di kalangan dunia," sambung Imam.

KH. Hasyim Muzadi tutup usia pada Kamis (16/3). Pemimpin Pondok Pesantren Al-Hikam tersebut, wafat diusia 72 tahun. Almarhum mengembuskan nafas terakhir di Malang, Jawa Timur (Jatim). Almarhum, dimakamkan di komplek pondok pesantren yang didirikannya di Depok, Jawa Barat (Jabar).

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA