Friday, 17 Sya'ban 1441 / 10 April 2020

Friday, 17 Sya'ban 1441 / 10 April 2020

Mertens dan Napoli Belum Sepakat Soal Besaran Gaji

Selasa 14 Mar 2017 21:26 WIB

Rep: Agus Raharjo/ Red: Andri Saubani

Para pemain Napoli merayakan gol Dries Mertens (kedua dari kiri) ke gawang Bologna pada laga Serie A di stadion Renato Dall'Ara, Ahad (5/2) dini hari WIB. Mertens dan Napoli belum sepakat soal perpanjangan kontraknya.

Para pemain Napoli merayakan gol Dries Mertens (kedua dari kiri) ke gawang Bologna pada laga Serie A di stadion Renato Dall'Ara, Ahad (5/2) dini hari WIB. Mertens dan Napoli belum sepakat soal perpanjangan kontraknya.

Foto: Giorgio Benvenuti/ANSA via AP

REPUBLIKA.CO.ID, NAPOLI—Winger Napoli, Dries Mertens masih belum menjalin kesepakatan dengan klubnya untuk perpanjangan kontrak. Dilansir dari Football Italia, Mertens meminta gaji sebesar 3 juta euro untuk perpanjangan kontraknya bersama Napoli. Namun, manajemen klub belum memberikan persetujuannya atas permintaan kenaikan gaji ini.

Pemain asal Belgia saat ini dimainkan sebagai striker oleh pelatih Il Partenopei, Maurizio Sarri. Hasilnya langsung terlihat, dia berhasil mencetak 24 gol di semua kompetisi bersama Napoli sejauh ini.

Kontrak Mertens sendiri akan habis di San Paolo pada 2018 nanti. Namun, sampai sekarang, antara Mertens dan Napoli belum menemui kata sepakat untuk perpanjangan kontraknya. Il Corriere del Mezzogiorno mengklaim, permasalahan belum ada kata sepakat antara kedua pihak adalah soal besaran gaji yang akan diterima pemain berusia 29 tahun tersebut.

Mertens mengajukan gaji sebesar 3 juta euro per musim, sedangkan Napoli hanya akan sepakat dengan gaji sekitar 2,5 juta euro. Surat kabar Italia itu melaporkan Mertens ingin memertimbangkan opsi untuk hijrah ke Liga Primer Inggris atau klub Liga Super Cina. Namun, hari ini, muncul rumor Inter dikabarkan berminat untuk mendapatkan tanda tangan kontrak sang pemain.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA