Friday, 10 Sya'ban 1441 / 03 April 2020

Friday, 10 Sya'ban 1441 / 03 April 2020

Ketua KPUD DKI Rapat dengan Tim Ahok-Djarot, Ini Kata PDIP

Kamis 09 Mar 2017 20:13 WIB

Rep: Dian Fath Risalah/ Red: Karta Raharja Ucu

Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto

Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto

Foto: istimewa

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto mengatakan kedatangan perangkat penyelenggara Pilkada DKI dalam rapat internal dengan Tim Pemenangan cagub Ahok-Djarot, untuk memberikan penjelasan ihwal tata cara Pilkada di putaran kedua yang demokratis dan mengedepankan kejujuran serta keadilan.

"Dan yang paling penting bahwa warga DKI yang memenuhi persyaratan memilih betul-betul mendapatkan C-6 dan menggunakan hak pilih dengan baik," kata Hasto, Kamis (9/3).

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumarno menghadiri rapat internal dari tim pemenangan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat di Hotel Novotel, Jalan Gajah Mada, Jakarta Barat, Kamis (9/3).

Pantauan Republika.co.id, Sumarno tampak didampingi Komisioner KPU DKI Dahliah Umar. Hadir pula Ketua Bawaslu DKI, Mimah Susanti. Menurut Sumarno, kedatangannya dalam rapat internal tim pemenangan Basuki-Djarot lantaran KPU DKI diundang tim pemenangan untuk menjelaskan secara teknis tata cara selama Pilkada DKI putaran kedua kepada para saksi serta relawan dari tim pemenangan Basuki-Djarot.

"KPUD diundang, diskusi aja. Persiapan putaran kedua," jelas Sumarno.

(Baca Juga: Ketua KPUD dan Bawaslu Hadiri Rapat Internal Tim Pemenangan Ahok-Djarot)

 

Ketua KPUD DKI, Sumarno (kiri) dan Ketua Bawaslu DKI, Mimah Susanti (kanan) saat menghadiri rapat internal dari tim pemenangan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat di Hotel Novotel, (Dian Fath/ Republika)

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA