Wednesday, 10 Rabiul Akhir 1442 / 25 November 2020

Wednesday, 10 Rabiul Akhir 1442 / 25 November 2020

Selama Sepekan, BRI Syariah Salurkan KUR Rp 3,5 Miliar

Kamis 09 Mar 2017 15:02 WIB

Rep: Idealisa Masyrafina/ Red: Dwi Murdaningsih

Karyawati menghitung uang di Banking Hall Bank BRI Syariah, Jakarta, Selasa (7/3).

Karyawati menghitung uang di Banking Hall Bank BRI Syariah, Jakarta, Selasa (7/3).

Foto: Republika/Agung Supriyanto

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bank Rakyat Indonesia Syariah (BRI Syariah) telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) syariah sebesar Rp 3,5 miliar dalam waktu lima hari pertama. Direktur Bisnis Mikro dan Pendanaan BRIS, Erdianto Sigit menjelaskan, meskipun izin penyaluran KUR syariah telah resmi sejak 1 Februari 2017 lalu, namun penyaluran KUR terhitung baru dimulai pekan lalu. Hal ini dikarenakan penyempurnaan Sistem Informasi Kredit Program (SIKP) Kredit Usaha Rakyat.

"Baru dimulai karena kami selesaikan dulu host to host SIKP, baru disalurkan begitu sudah lengkap. Sehingga nanti tidak akan ada debitur yang dobel," ujar Sigit kepada Republika.co.id, Kamis (9/3).

KUR Mikro iB BRI Syariah ini memiliki banyak peminat, terlihat dari jumlah debitur yang mengajukan dalam waktu lima hari telah mencapai lebih dari 300 debitur. Adapun nilai yang siap dicairkan untuk sebanyak 300 lebih debitur tersebut yakni sebesar Rp 3,5 miliar, dengan masing-masing debitur maksimal plafon yang diberikan sebesar Rp 25 juta.

"Karena kita KUR Mikro jadi plafonnya baru Rp 25 juta. Nanti mungkin ada KUR Ritel. Yang pasti kita coba dulu di mikro ini," kata Sigit.

Dengan sebanyak 52 kantor cabang, pihaknya yakin plafon KUR Syariah yang sebanyak Rp 500 miliar ini akan habis dalam waktu singkat. Apalagi melihat antusiasnya masyarakat dalam waktu lima hari ini terhadap KUR Syariah BRIS.

Pihaknya juga akan mengerahkan Account Officer (AO) mikro untuk memasarkan KUR Syariah ini. Apabila plafon senilai Rp 500 miliar habis dalam waktu singkat, maka ada kemungkinan pihaknya akan mengambil sisa plafon KUR dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

"Lihat dulu Rp 500 miliar ini berapa lama. Nanti akan dipertimbangkan dewan direksi, memutuskan mau diambil atau tidak," ujar Sigit.

Total plafon penyaluran KUR di tahun 2017 sebesar Rp110 triliun. Sesuai dengan usulan plafon masing-masing penyalur, serta rekomendasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), total plafon yang telah ditetapkan baru sebesar Rp 106,6 triliun yang akan disalurkan oleh 33 bank, 4 lembaga pembiayaan dan 1 koperasi. Adapun BRI Syariah merupakan bank syariah pertama yang menjadi penyalur KUR Syariah.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA