Saturday, 23 Jumadil Awwal 1441 / 18 January 2020

Saturday, 23 Jumadil Awwal 1441 / 18 January 2020

Genjot Investasi, Bappenas Minta Daerah Terapkan Skema KPBU

Jumat 03 Mar 2017 01:00 WIB

Rep: Sapto Andika Candra / Red: Satria K Yudha

Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro

Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mendorong pemerintah daerah (pemda) meningkatkan investasi. Investasi sangat penting digenjot karena bisa menjadi mesin pertumbuhan ekonomi. 

Bambang menjelaskan, investasi bisa bersumber dari Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) serta pembangunan oleh pihak swasta.  Kata dia, skema tersebut  yang saat ini sedang digenjot pemerintah melalui program Pembiayaan Investasi Non Anggaran Pemerintah (PINA). 

Bambang berharap pemerintah daerah seperti provinsi dapat mengusulkan minimal satu proyek skema KPBU. Tak hanya itu, Bambang menegaskan, investasi pemerintah secara selektif fokus pada proyek yang mendorong produktivitas dan peningkatan aktivitas sektor swasta, yaitu infrastruktur transportasi dan logistik. 

"Keterbatasan fiskal menyebabkan investasi tidak bisa bergantung hanya kepada anggaran pemerintah. Salah satu terobosan pemerintah adalah mengedepankan mekanisme pembiayaan PINA yang melengkapi skema pembiayaan infrastruktur lainnya seperti KPBU," kata Bambang, Kamis (2/3). 

Dijelaskan Bambang, pertumbuhan ekonomi Indonesia selama ini ditopang tiga komponen. Yakni konsumi, ekspor, dan investasi. Komponen konsumi tidak bisa selalu diandalkan. Sedangkan ekspor juga belum dapat berkontribusi besar terhadap perekonomian lantaran masih rendahnya harga komoditas. 

"Alternatif yang sangat memungkinkan adalah dengan menggenjot investasi, baik dari pemerintah maupun swasta," kata Bambang. 

Pada intinya, tambah Bambang, pemerintah daerah harus lebih jeli dalam menggali potensi investasi. "Pemda harus mengembangkan inisiatif lokal mereka yang lebih tahu potensi dan keunggulan daerah masing-masing serta apa yang diinginkan masyarakatnya," ujarnya. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA