Senin, 30 Jumadil Akhir 1441 / 24 Februari 2020

Senin, 30 Jumadil Akhir 1441 / 24 Februari 2020

Stres Bisa Picu Kegemukan

Senin 27 Feb 2017 09:28 WIB

Red: Esthi Maharani

Perempuan stres

Perempuan stres

Foto: wordpress.com

REPUBLIKA.CO.ID, Stres terus menerus bukan cuma mengundang darah tinggi, penyakit jantung dan insomnia, tetapi juga bisa membuat orang kelebihan berat badan. Menurut studi yang dimuat di jurnal Obesity, para peneliti yang dipimpin peneliti Sarah Jackson dari Institute of Epidemiology and Health, University College London, mempelajari 2.500 pria dan wanita berusia 54 dan lebih tua, selama sekitar empat tahun.

Mereka mengambil sampel rambut masing-masing partisipan untuk mengukur kadar kortisol, hormon yang dilepaskan ke dalam aliran darah pada saat stres. Jika seseorang sedang mengalami stres jangka panjang, maka tingkat kortisolnya akan jauh lebih tinggi.

Para peneliti juga mengumpulkan data berat partisipan dan membandingkannya dengan kadar kortisol. Hasil penelitian menunjukkan, mereka yang memiliki kadar kortisol lebih tinggi cenderung memiliki lingkar pinggang lebih besar.

Temuan ini memberikan bukti yang konsisten bahwa stres jangka panjang berhubungan dengan resiko obesitas yang lebih tinggi.

Berdasarkan kesimpulan itu, Jackson menyarankan orang-orang harus menemukan cara-cara yang lebih baik untuk mengelola stres mereka.

sumber : antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA