Jumat, 27 Jumadil Akhir 1441 / 21 Februari 2020

Jumat, 27 Jumadil Akhir 1441 / 21 Februari 2020

Donna Agnesia Curhat di 10 Tahun Pernikahannya

Kamis 23 Feb 2017 15:30 WIB

Rep: Desy Susilawati/ Red: Indira Rezkisari

Darius Sinathrya dan Donna Agnesia.

Darius Sinathrya dan Donna Agnesia.

Foto: Republika/Agung Supriyanto

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Donna Agnesia mengaku sangat bersyukur telah menjalankan mahligai pernikahan selama 10 tahun bersama suaminya, Darius Sinathrya. Selama itu mereka telah dikaruniai tiga anak, dua laki-laki dan satu perempuan.

“Sepuluh tahun pernikahan, rasanya kayak masih seperti baru, tapi yang pasti bersyukur banget selama 10 tahun perjalanan sudah sampai dua digit sekarang, satu dan nol, bersyukur begitu banyak berkat yang diberikan Tuhan pada saya sama Darius,” ujarnya kepada wartawan di Jakarta belum lama ini.

Ia mengungkapkan banyak hal juga yang sudah mereka lewati bersama Darius selama 10 tahun. Walaupun masih akan banyak yang dilewati ke depannya, namun 10 tahun pertama itu sangat berarti. “Jadi PR-nya masih banyak, tapi mudah-mudahan bisa langgeng terus,” paparnya

Lalu bagaimana cara Donna menjaga keharmonisan rumah tangga? Menurutnya banyak hal yang harus dilakukan. Penyesuaian itu terjadi mulai tahun pertama sampai tahun ke-10, semua dilakukan. “Dan menjaga rasa cintanya tetap sama dari hari pertama mereka menikah sampai sekarang. Tidak ada yang berubah, itu yang paling penting,” ujarnya.

Caranya adalah dengan mengekspresikan rasa sayang. Salah satunya liburan berdua yang memberikan mereka waktu berkualitas bersama. Liburan penting karena kehidupan sehari-hari rentan stres. Ketika akhirnya bisa berdua, Donna dan Darius punya kesempatan untuk bebas mengobrol.

“Kalau di rumah saya sibuk di mana, Darius sibuk pulang malam, kadang enggak punya waktu buat ngobrol intens, kalau pergi berdua itu ngobrolin segala macam. Sampai 10 tahun ke depan itu bagaimana, segala macam dipikirkan,” ujarnya.

Donna mengaku tidak ada evaluasi kepada suaminya. Karena dibdalam berumah tangga mereka selalu bicara apa yang mereka saling tidak sukai satu sama lain. Komunikasinya pun sangat baik selama 10 tahun ini, termasuk membicarakan masalah pekerjaan, dan segala sesuatu benar-benar dibicarakan.

“Dia sebagai mitra, dia sebagai sahabat, saya bisa cerita segala macam ke dia, termasuk Darius ke saya dan kalau ditanya evaluasi, enggak ada, enggak adil juga kalau saya minta dia harus banyak di rumah. Dia itu orangnya lebih enerjik, energinya sangat banyak. Tapi saya selalu bilang ke dia, walaupun kamu sangat sibuk, bantu saya juga untuk bisa urus anak-anak. Karena kita punya dua anak laki-laki yang butuh figur seorang laki-laki di rumah, dalam hal ini ayahnya, dia sudah cukup mengerti bagaimana jadi ayah, jadi kepala keluarga, jadi suami, jadi sahabat saya, dan segala macam,” ungkapnya. 

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA