Wednesday, 22 Safar 1443 / 29 September 2021

Wednesday, 22 Safar 1443 / 29 September 2021

Ini Hukuman Bagi Pebulutangkis Korsel yang 'Main Sabun' di Olimpiade

Kamis 23 Aug 2012 06:30 WIB

Red: Heri Ruslan

Ha Jung-eun dan Kim Min-jung (kanan) adalah dua dari empat pebulutangkis putri Korea Selatan yang didiskualifikasi dalam Olimpiade London

Ha Jung-eun dan Kim Min-jung (kanan) adalah dua dari empat pebulutangkis putri Korea Selatan yang didiskualifikasi dalam Olimpiade London

Foto: ap

REPUBLIKA.CO.ID, Empat atlet bulutangkis putri Korea Selatan yang sengaja mengalah dalam pertandingan grup terakhir di Olimpiade London akan dilarang bertanding selama enam bulan, kata para pejabat hari Rabu.
 
Para pejabat persatuan bulu tangkis Korea Selatan berbicara tanpa menyebutkan nama karena mereka tidak berwenang untuk berbicara secara terbuka kepada umum tentang keputusan itu.
 
Komite disiplin persatuan bulutangkis Korsel sebelumnya mengusulkan larangan bertanding bagi keempat atlet putri itu dalam pertandingan internasional dan domestik selama dua tahun setelah mereka dikeluarkan dari Olimpiade karena sengaja mengalah untuk memanipulasi babak sistem gugur. Atlet-atlet putri itu meminta keringanan hukuman.
 
Hukuman diturunkan menjadi enam bulan hari Rabu karena hukuman sebelumnya dianggap terlalu keras, kata para pejabat.
 
Persatuan bulu tangkis Korsel akan melaporkan keputusannya kepada Komite Olimpiade Korea Selatan.
 
Sementara itu, dua pelatih mereka dilarang bekerja untuk tim nasional selama empat tahun, menurut sebuah pernyataan persatuan bulutangkis. Komite disiplin bulutangkis Korsel sebelumnya mengusulkan pemberhentian kedua pelatih itu, yang berarti dilarang secara resmi terlibat dalam semua pekerjaan berhubungan dengan bulutangkis. 
 
Dua pasangan ganda putri lainnya, masing-masing dari Tiongkok dan Indonesia, juga ditendang keluar dari Olimpiade karena sengaja mengalah dalam pertandingan.

sumber : voanews.com
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA