Friday, 14 Rajab 1442 / 26 February 2021

Friday, 14 Rajab 1442 / 26 February 2021

Tontowi-Hasan Pastikan Emas untuk Jateng

Sabtu 15 Sep 2012 06:15 WIB

Rep: Citra Listya Rini/ Red: Hazliansyah

Tim bulutangkis Jateng memperlihatkan medali emas yang berhasil mereka rebut dalam laga final Bulutangkis Beregu Putra PON XVIII Riau di arena Bulutangkis Gedung Gelanggang Remaja, Pekanbaru, Jumat (14/9). Jateng berhasil merebut medali emas Bulutangkis Be

Tim bulutangkis Jateng memperlihatkan medali emas yang berhasil mereka rebut dalam laga final Bulutangkis Beregu Putra PON XVIII Riau di arena Bulutangkis Gedung Gelanggang Remaja, Pekanbaru, Jumat (14/9). Jateng berhasil merebut medali emas Bulutangkis Be

Foto: Antara Foto

REPUBLIKA.CO.ID, PEKANBARU -- Tim bulutangkis putra Jawa Tengah sukses meraih medali emas di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII Riau 2012. Jawa Tengah berhasil menundukkan Jawa Barat dengan kedudukan 3-1 dalam partai final yang dihelat di Gelanggang Olahraga Remaja, Pekanbaru, Riau, Jumat (14/9).

Kemenangan tim Jawa Tengah dibuka oleh Dionisyus Hayom Rumbaka. Pemain yang juga masuk Pelatnas Cipayung itu menang mudah atas perwakilan Jawa Barat pertama, Alrie Guna Dharma dengan skor 21-6, 21-7.

Keunggulan tim Jawa Tengah terus bertambah setelah pasangan ganda putranya, Afiat Yuris Wirawan/Randy Sugiarto kembali mempersembahkan kemenangan  setelah melibas perwakilan Jawa Barat, M.Ulinuha/Ricky Karanda Suwandi dengan skor,  21-18, 19-21, 21-19.

Di partai tunggal putra kedua, Jawa Barat berhasil mencuri kemenangan atas Jawa Tengah. Adalah Andre Marteen yang berhasil mengalahkan Shesar Hiren Rhustavito 21-10, 21-17.

Kepastian medali emas Jateng dibukukan pasangan Tontowi Ahmad/M.Ahsan yang berhasil menghentikan perjuangan Berry Anggriawan/Andhika Ahar tiga set 22-20, 14-21, 21-18. Sedangkan medali perunggu PON Riau disematkan untuk tim DKI Jakarta dan Jawa Timur.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA