Thursday, 18 Ramadhan 1440 / 23 May 2019

Thursday, 18 Ramadhan 1440 / 23 May 2019

Asian Games 2018 Perebutkan 462 Medali Emas

Rabu 27 Sep 2017 12:58 WIB

Rep: Fitriyanto/ Red: Israr Itah

Sekretaris Jenderal INASGOC Eris Herryanto.

Sekretaris Jenderal INASGOC Eris Herryanto.

Foto: Republika/Rakhmawaty La'lang

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebanyak 462 medali emas, dari 40 cabang olahraga akan diperebutkan dalam Asian Games 2018. Kepastian ini disampaikan Sekretaris Jenderal INASGOC Eris Herryanto kepada media, Rabu (27/9) di Jakarta.

Eris menjelaskan, cabang olahraga dan nomor event sudah diputuskan pada Coordination Committe (Coorcom) 7, yang digelar 18 Agustus 2017 lalu di Jakarta. Sedangkan pada pertemuan OCA executive board ke-70 dan OCA General Assembly ke-36, 18-20 September 2017 di Asghabat Turkmenistan beberapa waktu lalu, tidak ada lagi pembahasan nomor event.

"Pertemuan di Asghabat yang diikuti 45 NOC yang merupakan anggota OCA serta ada perwakilan NOC dari Australia dan Selandia Baru. Hanya laporan multi event olahraga baik yang sudah digelar ataupun belum. Termasuk Indonesia, yang menjelaskan persiapan Asian Games 2018. Kita sempat ingin melakukan negosiasi tentang cabor, tetapi tidak ada kesempatan. Jadi kembali saya tegaskan di sana tidak ada ruang untuk negosiasi cabang olahraga atau number of event untuk Asian Games 2018" terang Eris.

Saat keputusan dan penetapan jumlah cabor, menurut Eris, Indonesia sudah diwakili pihak yang berkompeten. Saat itu dihadiri langsung oleh Sesmenpora Gatot Dewabroto dan Ketua Satlak Prima Achmad Soetjipto, serta Wakil Sekjen INASGOC Harry Warga Negara.

Dengan perwakilan Indonesia yang sudah kompeten, dalam hal ini langsung Sesmenpora dan ketua Satlak Prima. Menurut Eris seharusnya cabang olahraga potensial untuk tuan rumah sudah diakomodasi. Walau mungkin masih ada number of event yang tidak sesuai dengan keinginan Indonesia. Negosiasi tidak berarti semua keinginan tuan rumah harus dikabulkan.

"Sudah banyak juga cabang olahraga potensial yang diusulkan tuan rumah di setujui OCA untuk dimainkan di Asian Games 2018. Bahkan ada beberapa cabang olahraga yang sebelumnya tidak pernah dipertandingkan di Asian Games, seperti Bridge dan Paragliding" terang Eris.

OCA juga memiliki kepentingan untuk mensukseskan Olimpiade 2020 Tokyo, lanjut Eris, sehingga Asian Games 2018 harus sudah mengenalkan cabang olahraga yang dimainkan di Olimpiade 2020 nanti seperti cabang rollersport. OCA akan membantu pembangunan venue dan juga mempersiapkan atlet Indonesia untuk cabang ini.

Cabor dan medali yang dipertandingkan di Asian Games 2018:

1. Akuatik 55

2. Panahan 5

3. Atletik 48

4. Bulu tangkis 7

5. Bisbol, Sofbol 2

6. Basket 4

7. Bowling 4

8. Boxing (Tinju) 13

9. Bridge 6

10. Canoe (Dayung, Perahu naga) 21

11. Balap Sepeda 24

12. Equestrian (Berkuda) 6

13. Anggar 12

14. Sepak bola 2

15. Golf 4

16. Gymnastic (Senam) 18

17. Bola Tangan 2

18. Hoki 2

19. Jetski 4

20. Judo 15

21. Kabaddi 2

22. Karate 13

23. Martials Arts (jujitsu 9, silat 16, wushu 15, kurash 8, Sambo 6) 54

24. Modern Penthatlon (anggar, renang 200 m gaya bebas, berkuda, menembak pistol dan lari cross country 3,2km) 2

25.Paragliding 6

26. Rollersport 6

27. Dayung 15

28. Rugby 2

29. Layar 10

30. Sepak Takraw 6

31. Menembak 18

32. Panjat Tebing 2

33. Squash 4

34. Tenis Meja 5

35. Taekwondo 12

36. Tenis 10

37. Triatlon 3

38. Voli 4

39. Angkat Besi 14 

40. Gulat 18

 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

 

BERITA LAINNYA