Wednesday, 4 Rabiul Awwal 1442 / 21 October 2020

Wednesday, 4 Rabiul Awwal 1442 / 21 October 2020

JK Prihatin Atas Aksi Demo di Rumah SBY

Selasa 07 Feb 2017 13:27 WIB

Rep: rizky jaramaya/ Red: Bayu Hermawan

Wakil Presiden Jusuf Kalla

Wakil Presiden Jusuf Kalla

Foto: Mahmud Muhyidin

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla prihatin atas aksi masa yang menggeruduk kediaman mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Jusuf Kalla mengingatkan agar semua warga masyarakat dapat menghormati pemimpin.

"Tentu kita prihatin dengan situasi itu, tentu kita harus mempunyai suatu perilaku yang baik menghormati pemimpin sesuai dengan aturannya," ujar Jusuf Kalla di Hotel Mercure Ancol, Selasa (7/2).

Jusuf Kalla mengatakan, berdasarkan aturan seorang presiden dan mantan presiden tetap mendapatkan pengawalan serta perlindungan dari Paspampres. Bahkan, menurutnya seorang mantan pimpinan bisa dikawal sampai dengan 60 orang dan perlindungan tersebut sudah sesuai aturan.

"Oh iya, sesuai aturan," kata Jusuf Kalla.

Sebelumnya, kediaman presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono di wilayah Kuningan, Jakarta Selatan, didatangi oleh sejumlah orang. Pernyataan tersebut disampaikan oleh SBY melakui akun twitternya @SBYudhoyono pada Senin (6/2) lalu sekitar pukul 15.00 WIB.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA