Friday, 26 Syawwal 1443 / 27 May 2022

Warga Idaho Bela Komunitas Muslim

Senin 06 Feb 2017 09:21 WIB

Rep: Marniati/ Red: Agung Sasongko

Muslim Amerika

Muslim Amerika

REPUBLIKA.CO.ID, BOISE --  Untuk menurunkan ketegangan politik dan agama yang terjadi di Amerika Serikat, umat Kristen di Boise, Idaho, Amerika Serikat menyambut Muslim di Islamic Centre Boise.

Para relawan ini ingin menunjukan kepada umat Islam Boise bahwa mereka saling mendukung dan mencintai satu sama lain. Salah seorang relawan, Laura Armstrong dan suaminya Nick ikut dalam aksi menyambut muslim ini.

Menurut Armstrong, sikap saling menghargai merupakan hal yang penting, apalagi ia dan suaminya juga pernah menjadi kaum minotitas saat berada di Malaysia.

"Tetangga kita adalah orang yang paling baik. Kita tahu apa artinya menjadi minoritas, dan kami ingin menyambut mereka seperti kami juga ingin diperlakukan demikian," ujar  Armstrong seperti dilansir kivitv.com, Sabtu (4/2).

Muslim yang di tinggal di Boise, Emad Awadalla mengaku kehadiran para relawan merupakan pengalaman berarti bagi muslim setempat. Dukungan sesama warga merupakan hal yang besar bagi M uslim saat ini.

Menurutnya, sudah saatnya masing-masing pihak mengedepankan dialog untuk mengetahui agama atau budaya lain. Untuk itu, ia meminta agar umat Kristen setempat untuk tidak ragu bertanya kepada komunitas muslim Boise jika mereka memiliki pertanyaan seputar Islam atau muslim.

Ia mengaku sedih dengan kondisi politik Amerika saat ini yang mengesankan Islam sebagai agama penuh kebencian. Padahal Islam adalah agama penuh cinta dan damai.  

"Ketika para penebar kebencian mengambil ayat-ayat yang tidak lengkap dari Al-Quran untuk menghasut kebencian, kekerasan dan ekstremisme, saya bisa menyampaikan ayat-ayat secara utuh, yang memiliki esensi dan makna, tentang toleransi, pengampunan dan cinta," katanya.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA