Selasa, 13 Rabiul Akhir 1441 / 10 Desember 2019

Selasa, 13 Rabiul Akhir 1441 / 10 Desember 2019

Khawatir Kebijakan Trump, Dolar AS Melemah

Kamis 26 Jan 2017 07:25 WIB

Red: Winda Destiana Putri

Dolar AS

Dolar AS

Foto: Republika/Prayogi

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Kurs dolar AS melemah terhadap sebagian besar mata uang utama pada Rabu (Kamis pagi WIB), karena investor khawatir Presiden AS Donald Trump fokus terlalu banyak terhadap proteksionisme. Trump menandatangani perintah eksekutif untuk membangun tembok perbatasan AS-Meksiko, meningkatkan kekuatan patroli perbatasan dan mengekang imigran ilegal memasuki negara itu.

Para analis mengatakan investor kecewa karena sejauh ini mereka tidak mendengar rincian tentang rencana stimulus ekonomi Trump. Sementara itu, pound Inggris naik di tengah harapan untuk kesepakatan perdagangan antara Inggris dan Amerika Serikat.

Indeks dolar yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,17 persen menjadi 100,180 pada akhir perdagangan Rabu. Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,0729 dolar dari 1,0728 dolar di sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,2623 dolar dari 1,2504 dolar di sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi 0,7551 dolar dari 0,7577 dolar.

Dolar AS dibeli 113,80 yen Jepang, lebih rendah dari 113,87 yen dari sesi sebelumnya. Dolar jatuh ke 1,0011 franc Swiss dari 1,0014 franc Swiss, dan turun tipis menjadi 1,3085 dolar Kanada dari 1,3157 dolar Kanada.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA