Friday, 13 Rabiul Awwal 1442 / 30 October 2020

Friday, 13 Rabiul Awwal 1442 / 30 October 2020

Digerebek Saat Pesta Narkoba, Pria Ini Loncat dari Lantai Empat

Jumat 13 Jan 2017 16:52 WIB

Rep: Issha Harruma/ Red: Ilham

Penggerebekan pesta narkoba (ilustrasi).

Penggerebekan pesta narkoba (ilustrasi).

Foto: Issha Harruma/Republika

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- Warga jalan Syailendra, kelurahan Petisah Hulu, Medan Baru, Medan, dihebohkan dengan lompatnya seorang laki-laki di sebuah wisma yang ada di sana. Laki-laki berinisial JB alias Jo (40 tahun) yang diduga sebagai pengedar narkoba ini disebut mencoba melarikan diri saat diringkus polisi.

Kejadian tersebut terjadi di Wisma Syalendra, Jumat (13/1), siang. Akibat lompat dari lantai empat wisma ini, Jo mengalami luka parah dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Kasat Reserse Narkoba Polrestabes Medan AKBP Ganda MH Saragih mengatakan, Jo yang merupakan warga Belawan, Medan, disergap bersama empat rekannya saat berada di kamar 401. Keempatnya, yakni SB (27), warga Jl S Parman, Medan; B (27), warga Polonia, Medan; O (20), warga Padang Bulan, Medan; dan S (19), warga Tebing Tinggi.

Ganda menjelaskan, penggerebekan dan penangkapan dilakukan setelah pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat. "Info masyarakat, ada pesta narkoba di TKP. Dari info tersebut dilakukan penyelidikan dan setelah itu langsung dilakukan penggrebekan dan penangkapan," kata Ganda, Jumat (13/1).

Ganda mengatakan, dari penggerebekan tersebut, petugas menemukan sejumlah narkoba jenis ekstasi, sabu berikut alat isapnya atau bong. Lima orang pun ikut diamankan. Namun, setelah penangkapan itu, Jo mencoba melarikan diri meski tangannya sudah diikat lakban hitam.

"Pada saat lima orang itu diamankan, satu orang langsung melarikan diri dengan cara melompat dari lantai empat ke lantai satu," ujar dia.

Salah seorang warga sekitar, Fendi mengaku melihat lompatnya laki-laki tersebut. Dia pun melihat banyak polisi di wisma tersebut saat kejadian. "Mungkin jatuhnya pas di kepala, sepertinya luka parah di kepala," kata Fendi.

Pascakejadian, mobil ambulance dari RS Bhayangkara tiba di lokasi. Jo pun dibawa ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan. Sementara, empat rekannya dibawa ke Mapolrestabes Medan untuk diproses lebih lanjut.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA