Wednesday, 15 Sya'ban 1441 / 08 April 2020

Wednesday, 15 Sya'ban 1441 / 08 April 2020

Rencana Susy Susanti untuk Mendongkrak Prestasi Tunggal Putri

Kamis 05 Jan 2017 02:30 WIB

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Bilal Ramadhan

Susi Susanti

Susi Susanti

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI)kini sudah memiliki komposisi baru atlet dan pelatih pelatnas periode 2016/2020. Komposisi tersebut sekaligus menunjukkan mana atlet yang mengalami degredasi dan tidak.

Komposisi tersebut juga menjadi rencana dari revolusi sektor tunggal putri yang terbilang sangat tertinggal dibandingkan sektor lainnya. Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI, Susy Susanti mengungkapkan memang ada perubahan cukup besar mengenai komposisi tunggal putri untuk periode terbaru ini.

"Perekrutan tunggal putri yang sekarang ini memang menjadi perombakan untuk mendapatkan perubahan besar-besaran," kata Susy di Pelatnas Cipayung, Rabu (4/1).

Dia menggungkapkan PBSI akan berusaha memperbaiki sektor tunggal putri yang sangat tertinggal. Dia mengharapkan dengan komposisi yang ada bisa memperbaiki prestasi tunggal putri. Tentunya hal tersebut tidak bisa diraih dengan instan begitu saja.

"Butuh proses dan perbaikan selama dua tiga tahun kedepan. Begitu juga evaluasi setiap tahunnya," ujar Susy.

Dia menyatakan, revolusi tunggal putri tidak hanya berbicara mengenai ranking saja namun juga juara dalam beberapa turnamen. Hanya saja, yang menjadi catatan perubahan prestasi akan diupayakan secara bertahap.

Komposisi baru tunggal putri kelas utama diisi oleh tujuh atlet. Komposisi tersebut yaitu Fitriani, Hanna Ramadhini, Dinar Dyah Ayustine, Gregoria Mariska Tunjung, Ruselli Hartawan, Aurum Octavia Winata, dan Gabriela Meilani Moningka.

Dari komposisi tersebut memang hanya sedikit yang mengalami degredasi dari komposisi sebelumnya yaitu Putri Ayu. Sementara Linda Wenifanetri belum lama ini memutuskan pensiun mulai 2017.

Sementara itu, rencana revolusi tersebut tak berhenti melalui komposisi pemain saja. Susy juga mengubah pelatih tunggal putri kedepannya namun sayang hingga kini PBSI belum mau membocorkan siapa pelatih yang akan membantu tunggal putri melakukan perubahan.

"Nominasi sudah ada, bahkan tadi dari beberapa sudah jadi nominasi tunggal sekarang. Tapi kami hanya tinggal menunggu waktu kapan akan kami sampaikan," ungkap Susy.

Dia hanya bisa mengungkapkan ada kemungkinan bulan depan bisa diumumkan siapa pelatih tunggal putri yang baru. Meskipun kepala pelatih belum diumumkan, namun asisten pelatih tunggal putri sudah ditentukan. Nama Minarti Timur sudah ditetapkan menjadi asisten tunggal putri kelas utama.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA