Friday, 4 Rajab 1441 / 28 February 2020

Friday, 4 Rajab 1441 / 28 February 2020

Kapolri: Ungkap Teroris Sampai Sel Terkecil

Kamis 22 Dec 2016 08:42 WIB

Red: Esthi Maharani

Lokasi penangkapan DPO terorisme di Jl Deli Tua dusun 3, desa Aji Baho, Biru-Biru, Deli Serdang, Sumut, Rabu (21/12) sekitar pukul 12.00 WIB.

Lokasi penangkapan DPO terorisme di Jl Deli Tua dusun 3, desa Aji Baho, Biru-Biru, Deli Serdang, Sumut, Rabu (21/12) sekitar pukul 12.00 WIB.

Foto: dok. istimewa

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Kepolisian RI (Kapolri) Jenderal Polisi Tito Karnavian memerintahkan jajarannya untuk terus mengungkap jaringan terorisme hingga sel-sel terkecil dalam upaya menjaga keamanan masyarakat.

"Ini (terorisme) akan kita tekan terus, kita tidak berhenti, saya perintahkan juga kembangkan terus sampai sel-sel kecil," kata Tito, Rabu (21/12) malam.

Dia berharap dengan adanya penangkapan 40 orang terduga teroris pada 2016 akan memberikan efek jera kepada teroris dan mereka yang berniat bergabung dengan jaringan teroris. Kapolri mengatakan pihaknya juga bekerja untuk mengamankan perayaan Natal 2016 dan Tahun Baru 2017 agar terhindar dari hal-hal yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban seperti teror yang dilakukan teroris.

"Mudah-mudahan dengan adanya penangkapan-penangkapan ini Natal dan Tahun Baru, Insya Allah aman," ujarnya.

Sebelumnya, Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror menangkap sejumlah terduga teroris di antaranya satu terduga teroris berinisial H alias JT di Kota Payakumbuh, Sumatera Barat pada Rabu sekitar pukul 09.45 WIB. Detasemen Khusus 88 Anti Teror Polri juga menangkap terduga anggota jaringan teroris di Kecamatan Sibiru-biru, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara.

Polisi juga menangkap empat orang terduga teroris di wilayah Tangerang Selatan, yang tiga di antaranya tewas ketika digerebek tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri di kontrakan mereka.

sumber : antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA