Tuesday, 26 Jumadil Awwal 1441 / 21 January 2020

Tuesday, 26 Jumadil Awwal 1441 / 21 January 2020

DPR Minta TNI Evaluasi Sistem Penerbangan

Senin 19 Dec 2016 15:09 WIB

Red: Bayu Hermawan

Anggota Komisi I DPR Sukamta

Anggota Komisi I DPR Sukamta

Foto: Republika/Rakhmawaty La'lang

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi I DPR meminta TNI mengevaluasi seluruh sistem penerbangan di institusi tersebut. Hal itu karena seringnya terjadi kecelakaan pesawat milik TNI, seperti yang terjadi pada pesawat Hercules di Wamena, Papua, pada Ahad (18/2) kemarin.

"Dalam catatan saya di tahun ini setidaknya telah terjadi lima kali kecelakan pesewat milik TNI dan sejak tahun 2000 telah terjadi 5 kali kecelakaan yang menimpa pesawat Hercules berjenis C 130, ini tentu harus jadi perhatian serius dari Menteri Pertahanan dan jajaran TNI," kata anggota Komisi I DPR Sukamta di Jakarta, Senin (19/12).

Menurutnya audit terhadap kelaikan pesawat TNI perlu dilakukan, mengingat banyak pesawat di institusi itu yang usianya lebih dari 30 tahun. Ia mengatakan pernyataan petinggi TNI AU bahwa pesawat Hercules masih dalam keadaaan layak terbang, harus ditindaklanjuti dengan melakukan audit kondisi pesawat TNI untuk memastikan kondisi pesawat yang masih ada.

"Hal itu mengingat info yang pernah kami dapat, karena keterbatasan peralatan akibat embargo tidak jarang perbaikan pesawat TNI dilakukan dengan cara kanibal," ujarnya.

Sekretaris Fraksi PKS di DPR itu menyarankan agar Komisi Nasional Kecelakaan Transportasi (KNKT) dilibatkan dalam melakukan analisa penyebab kecelakaan. Sukamta memahami bahwa tidak ada kewajiban untuk mengumumkan secara rinci penyebab kecelakaan militer karena ini menyangkut rahasia negara.

"Namun, saya berharap hasil investigasi bisa menjadi alat evaluasi. Seluruh data kecelakaan yang selama ini terjadi bisa jadi alat ukur apakah terjadi karena faktor pesawat atau karena faktor lain seperti faktor manusia, cuaca, misi dan manajemen," jelasnya.

Sukamta juga berharap ada perbaikan dari sisi Sumber Daya Manusia (SDM) dan manajemen penerbangan pesawat TNI dan setidaknya bisa dengan mengacu pola penerbangan sipil yang sejauh ini dapat berjalan baik dan sangat minim terjadi kecelakaan. Dia berharap, tidak ada lagi kecelakaan pesawat TNI di waktu yang akan datang.

Selain itu, Sukamta menyatakan turut berduka cita atas 13 korban prajurit TNI AU yang meninggal dalam kecelakaan pesawat Hercules milik TNI AU jenis C 130 A-1344 di Wamena pada Minggu (18/12).

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 
 
Terpopuler