Sunday, 8 Syawwal 1441 / 31 May 2020

Sunday, 8 Syawwal 1441 / 31 May 2020

Harga Bawang Merah Turun, Tapi tak Signifikan

Selasa 13 Dec 2016 19:56 WIB

Rep: Ahmad Baraas/ Red: Andi Nur Aminah

Bawang merah

Bawang merah

Foto: Republika/ Wihdan

REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR -- Harga bawang merah dan bawang putih di Kota Denpasar, sejak dua hari terakhir mulai turun. Hal itu diakui Kabid Kerja sama dan Perlindungan Disperindag Denpasar, Jarot Agung Iswahyudi, kalau beberapa hari ini harga bawang dan cabe sudah mulai turun.

"Tapi penurunannya kurang signifikan. Harga normalnya kan sekitar Rp 20 ribu per kilogram," kata Jarot pada Republika.co.id, Selasa (13/12).

Melihat cuaca belakangan yang kurang menunjang, Jarot ragu, apakah dalam waktu dekat harga bawang merah, bawang putih dan cabai bisa turun ke angka Rp 20 ribu per kilogram. Namun dia berharap, harga bumbu-bumbuan itu bisa lekas turun dan bersahabat dengan kemampuan kantung konsumen.

Dari pemantauan, harga bawang merah di Denpasar di tingkat pedagang pengecer sudah turun menjadi Rp 40 ribu per kilogram. Sedangkan harga bawang putih Rp 35 ribu sekilo. Hanya untuk harga cabai rawit masih di atas Rp 50 ribu per kilo, begitu pula dengan cabai besar.

Sebelumnya, di Pasar Badung Denpasar, bawang merah di jual dengan harga mencapai Rp 52 ribu per kilogram, bawang putih Rp 45 ribu sekilo. Sementara itu, harga cabai rawit sebelumnya mencapai Rp 48 ribu per kilogram dan kini naik lagi Rp 4.000.

Jarot menyebutkan, kalau cuaca tidak mendukung, harga bumbu-bumbuan memang agak sulit turun. Karena sebutnya, harga barang di pasaran, sangat tergantung dengan pasokannya. "Kalau cuaca buruk, panen akan terganggu dan itu mempengaruhi suplai di pasar," katanya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA