Wednesday, 8 Sya'ban 1441 / 01 April 2020

Wednesday, 8 Sya'ban 1441 / 01 April 2020

Jokowi Enggan Tanggapi Penangkapan Aktivis Terkait Aksi 212

Jumat 02 Dec 2016 09:53 WIB

Rep: Halimatus Sa'diyah/ Red: Winda Destiana Putri

Jokowi

Jokowi

Foto: setkab.go.id

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo enggan menanggapi penangkapan sejumlah aktivis yang diduga akan melakukan gerakan makar di tengah-tengah aksi Super Damai Bela Islam Jilid III. Ia menyerahkan hal tersebut pada aparat yang berwenang.

"Tanyakan saja ke Kapolri," ujarnya, di sela-sela kegiatan meninjau pekerjaan renovasi Kompleks Gelora Bung Karno di Senayan, Jakarta, Jumat (2/12).

Presiden kemudian mengatakan bahwa massa yang turun ke jalan pada hari ini terbagi menjadi dua. Pertama, yakni massa yang akan melakukan doa bersama di Monas. Kedua, demonstran yang akan melakukan aksi di gedung DPR RI.

Jokowi tak mau menduga-duga masuk dalam kelompok mana kah sejumlah aktivis yang ditangkap tersebut. "Tolong dipilahkan, ada yang di Monas doa bersama dan ada yang di DPR. Tolong tanyakan secara detil pada Kapolri," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Polda Metro Jaya telah melakukan penangkapan pada sejumlah aktivis, antara lain Ratna Sarumpaet, Sri Pamungkas, Ahmad Dhani, Kivlan Zein dan Adityawarman. Mereka ditangkap karena diduga merencanakan gerakan makar di tengah-tengah aksi 212.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA