Tuesday, 26 Jumadil Awwal 1441 / 21 January 2020

Tuesday, 26 Jumadil Awwal 1441 / 21 January 2020

Origi Berharap Dapat Belajar dari Masa Jadi Pemain Cadangan

Senin 28 Nov 2016 18:31 WIB

Red: Israr Itah

Divock Origi (kanan)

Divock Origi (kanan)

Foto: Reuters/Lee Smith

REPUBLIKA.CO.ID,  LONDON -- Penyerang Liverpool Divock Origi mendapati bahwa sangat sulit untuk mengatasi minimnya keterlibatan dirinya dalam tim inti Juergen Klopp. Namun, ia menegaskan telah memperbaiki berbagai aspek permainannya agar siap ketika kesempatannya datang.

Pemain Belgia berusia 21 tahun itu belum mencatatkan penampilan sebagai anggota tim inti di Liga Inggris untuk klub Merseyside merah musim ini. Namun, ia menggantikan Philippe Coutinho yang cedera dan mencetak gol pemutus kebuntuan pada Sabtu ketika mereka menang 2-0 atas Sunderland.

Kesepuluh penampilan Origi di liga tercipta sebagai pemain pengganti.

"Anda harus tetap sabar dalam cara yang positif namun, sejujurnya, itu sangat sulit... Ketika Anda tidak berada di lapangan Anda harus menerimanya. Anda harus tetap positif dan percaya pada diri sendiri," kata Origi kepada media Inggris, Senin (28/11).

Origi mengatakan tidak ada yang pernah tahu kapan tim akan memerlukan dia. Itu sebabnya dia bekerja keras untuk tetap tajam ketika mendapat kesempatan membantu tim. Menurut Origi, Liverpool memiliki skuat yang kuat dan semua orang di dalamnya penting.

"Saya fokus pada diri sendiri dan pada mentalitas saya dan berlatih, memberikan segalanya. Kapan pun sang manajer memerlukan saya, saya akan siap," kata dia.

Dengan pemuncak klasemen Chelsea dan tim peringkat ketiga Manchester City akan saling berhadapan di Stadion Etihad pada Sabtu (3/12), Liverpool berpeluang besar mengambil alih puncak klasemen jika bisa mengalahkan Bournemouth, Ahad (4/11). Saat ini, Chelsea berada di posisi teratas dengan nilai 31, disusul Liverpool dengan 30 angka. 

sumber : Antara/REUTERS
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA