Sunday, 10 Safar 1442 / 27 September 2020

Sunday, 10 Safar 1442 / 27 September 2020

Ahok Tersangka, Tengku Zulkarnain: Hukum tidak Pandang Bulu

Rabu 16 Nov 2016 11:44 WIB

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Bilal Ramadhan

Wakil Sekretaris Jendral Majelis Ulama Indonesia (MUI), Tengku Zulkarnain

Wakil Sekretaris Jendral Majelis Ulama Indonesia (MUI), Tengku Zulkarnain

Foto: ROL/Fian Firatmaja

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Sekretaris Jendral Majelis Ulama Indonesia, Tengku Zulkarnain mengapresiasi pemerintah, dalam hal ini Presiden Jokowi dan Kapolri, Jendral Pol Tito Karnavian terkait penetapan Ahok sebagai tersangka dalam kasus dugaan penistaan agama. Apresiasi tersebut disampaikan lantaran penetapan tersangka tersebut menunjukan bahwa hukum di Indonesia tidak pandang bulu.

"Kami bangga dengan pemerintah RI, Pak Jokowi dan Kapolri Tito Karnavian karena ternyata hukum tidak pandang bulu," kata Tengku saat dihubungi Republika.co.id, Selasa (16/11).

Penegakan hukum yang tidak pandang bulu tersebut menurutnya adalah prestasi besar bagi bangsa Indonesia. Itu juga menurutnya merupakan prestasi luar biasa yang tidak bisa dibayar dengan imbalan apa pun.

"Itu merupakan prestasi besar yang meyakinkan Bangsa iIndonesia dalam penegakan hukum di negeri ini. Itu sangat mahal, gak bisa dibayar dengan apapun," terang Tengku.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Bareskrim Polri, Komisaris Jenderal Ari Dono Sukamto mengumumkan Basuki Tjahaja Purnama  (Ahok) resmi menjadi tersangka dalam kasus penistaan agama. Polri selanjutnya meningkatkan kasus ini ke tingkat penyidikan. Kabareskrim juga mengatakan bahwa Ahok akan dicegah pergi ke luar negeri demi kepentingan penyidikan.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA