Tuesday, 26 Jumadil Awwal 1441 / 21 January 2020

Tuesday, 26 Jumadil Awwal 1441 / 21 January 2020

Alex Noerdin: Pempek Diminati Masyarakat Luar Negeri

Selasa 15 Nov 2016 10:14 WIB

Red: Andi Nur Aminah

Beragam pempek khas Palembang.

Beragam pempek khas Palembang.

Foto: Antara

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG -- Gubernur Sumatra Selatan (Sumsel) Alex Noerdin mengatakan, pempek kuliner Palembang semakin diminati masyarakat luar negeri. Hal itu karena makanan khas Sumsel tersebut rutin diekspor ke sejumlah negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia.

Kuliner khas Palembang itu memang banyak diminati warga negara tetangga. "Karena selain enak disantap juga sudah terkenal sampai ke mancanegara," kata gubernur di Palembang, Selasa (14/11).

Alex mengatakan pempek makanan khas yang bahan bakunya dari tepung terigu dicampur dengan daging ikan yang sudah dihaluskan itu sudah ada tempat penjualannya di luar negeri. Memang, makanan khas jenis pempek selalu dipromosikan kepada wisatawan mancanegara, karena Sumsel rutin menjadi tuan rumah kejuaraan olahraga internasional.

Dia menjelaskan, pempek merupakan kuliner khas daerah terutama Palembang sehingga mutunya harus selalu dijaga. Yang jelas dengan rutin menjadi tuan rumah kegiatan internasional baik olahraga maupun seminar, pempek semakin diminati.

Menurut dia, tingginya minat masyarakat baik dalam negeri maupun dari luar negeri pada pempek juga berdampak positif bagi pedagang ikan dan usaha industri kecil rumah tangga. Hal ini karena pempek salah satu bahannya adalah ikan seperti gabus, sehingga itu akan menambah pendapatan masyarakat.

Sebelumnya Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumsel Permana mengatakan, memang pempek rutin diekspor ke negara tetangga. Bahkan, lanjut dia, setiap pameran produk daerah, gubernur mengirimkan pempek ke-gubernur se-Indonesia.

Mengenai harga jual, cukup terjangkau yakni untuk pempek jenis Kapal Selam dibandrol antara Rp 8.000 hingga Rp 10 ribu per buah. Sedangkan pempek campur kisaran Rp 1.000 hingga Rp 1.500 per buah.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA