Tuesday, 10 Rabiul Awwal 1442 / 27 October 2020

Tuesday, 10 Rabiul Awwal 1442 / 27 October 2020

Warga Cimahi Diminta Waspada Longsor

Senin 14 Nov 2016 11:04 WIB

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Ani Nursalikah

Ilustrasi tanah longsor.

Ilustrasi tanah longsor.

Foto: Antara/Adeng Bustomi

REPUBLIKA.CO.ID, CIMAHI -- Polres Cimahi menghimbau masyarakat mewaspadai kemungkinan tanah longsor akibat hujan deras, khususnya bagi warga yang berada di daerah dengan potensi longsor yang tinggi.

"Imbauan semua pihak agar mengantisipasi kemungkinan terjadinya (longsor) di sekitar tempat tinggalnya sehingga bisa mengambil langkah yang cepat jika terjadi sesuatu. Polres Cimahi siap 24 jam dalam membantu masyarakat," ujar Kapolres Cimahi, AKBP Ade Ary Syam Indradi, Senin (14/11).

Ia menuturkan, akibat hujan deras yang terjadi Ahad (13/11) pukul 19.15 kemarin terjadi longsor di Jalan Raya kolonel Masturi Kampung Karamat Rt 007/006 Desa Cikahuripan Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat. Tepatnya berada di Alam Sejuk Didepan Vila Ganesha dan Samping Villa Pleasant Hill.

Menurutnya, sekitar pukul 15.30-19.30 WIB terjadi tanah longsor dengan ketinggian kurang lebih 70 meter dan lebar 15 meter. Longsor menyebabkan sebagian badan jalan tertutup dan tersisa 20 cm dan terlihat retakan kurang lebih 50 meter. Sehingga diberlakukan buka tutup jalan pada satu  jalur.

Kemudian pada pukul 19.15 terjadi longsoran kedua, tepat disamping Villa Pleasant Hill yang mengakibatkan akses jalan tertutup yang menghubungkan Lembang-Cisarua. Longsor tidak menyebabkan ada korban jiwa.

Sementara itu, pukul 21.30 di Kampung Sukaluyu RT 03 RW 05, Desa Jayagiri, Kecamatan Lembang, KBB terjadi tanah longsor dari tebing sekitar 20 meter dan material tanah longsoran menimpa rumah korban, Didi. Namun dalam keadaan  kosong. Bangunan memiliki luas tanah 95 M2 /Luas bangunan 26 M2z Semi permanen mengalami kerusakan cukup parah.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA