Sunday, 1 Jumadil Akhir 1441 / 26 January 2020

Sunday, 1 Jumadil Akhir 1441 / 26 January 2020

Masa Depan Komik Indonesia Cerah

Rabu 09 Nov 2016 23:07 WIB

Red: Yudha Manggala P Putra

Poster Kompetisi Komik Indonesia

Poster Kompetisi Komik Indonesia

Foto: KEMENPAREKRAF

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Komikus Indonesia yang menciptakan karakter "Si Juki" Faza Ibnu Ubaidillah atau dikenal Faza Meong meyakini bahwa masa depan komik asli Indonesia akan cerah dan berpotensi mengembangkan industri kreatif lainnya.

"Banyak kemudahan yang saat ini diberikan dan ini perlu dimanfaatkan oleh kaum muda untuk memunculkan kreativitasnya dalam bidang komik atau karya gambar lainnya," kata Faza usai memberikan seminar mahasiswa Universitas Andalas, di Padang, Rabu (9/11).

Menurut dia, dengan adanya perkembangan teknologi informasi menjadikan saat ini banyak komikus yang menampilkan karyanya secara digital. Para pencipta karakter kartun ini memanfaatkan media sosial sebagai fasilitas untuk mengembangkan karyanya. "Ini akan terus berkembang seiring terus majunya teknologi informasi dan media sosial di Indonesia," imbuhnya.

Meskipun begitu, katanya, menggali kreativitas harus dilakukan agar tercipta karya yang khas dan mewakili identitas negara. Seperti halnya komik digital yang memerlukan penciptaan karakter yang kuat agar masyarakat pembaca terus menggemarinya. "Dari sinilah dapat berkembang menjadi sebuah industri yang akan melibatkan banyak pihak," ujarnya.

Sebagai contoh tokoh komik Doraemon asal Jepang ciptaan Fujiko F Fujio yang saat ini bukan hanya komiknya saja yang dapat dinikmati oleh banyak orang, melainkan juga film, jenis hiasan, mainan, game, peralatan sekolah dan sebagainya.

Menurutnya, karakter kuat yang dibuat telah memberikan kesan dan kepuasan pada pembaca sehingga rela mengonsumsi semua tentang Doraemon tersebut. "Hal ini juga bisa dilakukan oleh komikus di Indonesia dengan fasilitas yang memudahkan tersebut," katanya.

Terlebih saat ini pemerintah secara nyata telah memberikan dukungannya lewat pembentukan badan ekonomi kreatif.

Akan tetapi yang terpenting, katanya, kemampuan diri sendiri dalam artian para komikus untuk bersama, bersatu menciptakan karya kreatif yang bisa dinikmati banyak orang dan menjadi kebanggaan negara. "Saya memulai dari Si Juki, secara perlahan karakter tersebut cukup mengambil hati pembacanya. Tinggal saja pengembangan lebih kreatif lainnya," ujarnya.

Dia berharap setelah dirinya, akan bermunculan komikus hebat dengan karakter kuat.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA