Jumat, 21 Muharram 1441 / 20 September 2019

Jumat, 21 Muharram 1441 / 20 September 2019

Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri Perlu Didukung

Selasa 08 Nov 2016 22:57 WIB

Rep: irwan kelana/ Red: Damanhuri Zuhri

Para juri Anugerah Cinta Karya Bangsa Tahun 2016

Para juri Anugerah Cinta Karya Bangsa Tahun 2016

Foto: istimewa

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Peningkatan penggunaan produk dalam negeri perlu didukung oleh semua pihak, termasuk pemerintah. Salah satunya melalui kegiatan Anugerah Cinta Karya Bangsa Tahun 2016 yang diselenggarakan Inspektorat Jenderal Kementerian Perindustrian.

“Kegiatan ini merupakan dukungan pemerintah terhadap peningkatan penggunaan produk dalam negeri,” ungkap Direktur Utama PT Surveyor Indonesia  M Arif Zainuddin dalam rilis yang diterima Republika.co.id, Selasa (8/11).

Arif menjadi salah satu Juri Anugerah Cinta Karya Bangsa Tahun 2016. Acara yang akan berlangsung selama tiga hari, 8-10  November 2016 itu mengapresiasi  kementerian/lembaga/pemerintah provinsi/kabupaten/kota/BUMN, Perguruan Tinggi Badan Hukum yang telah memaksimalkan penggunaan produksi dalam negeri.

 

Menurut Arif, kegiatan tersebut juga merupakan salah satu cara optimalisasi pelaksanaan Instruksi Presiden No. 2 Tahun 2009 tentang Penggunaan Produk Dalam Negeri dalam Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. “Hal ini sejalan dengan perhatian PT Surveyor Indonesia yang selama ini fokus memberikan layanan jasa TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN),” ujar Arif.

Arif menjelaskan, TKDN adalah layanan jasa PT Surveyor Indonesia dalam memberikan pelayanan verifikasi kegiatan yang dilakukan pengguna barang/jasa untuk pencocokan capaian TKDN yang dinyatakan sendiri oleh penyedia barang/jasa dengan data-data yang diambil atau dikumpulkan dari kegiatan usaha penyedia barang/jasa.

Salah satu kebijakan yang dituangkan dalam Rencana Induk Pembangunan Industri Nasional (RIPIN) 2015-2035 adalah Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN).

Dalam RIPIN 2015-2035 disebutkan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) merupakan suatu kebijakan pemberdayaan industri  yang antara lain bertujuan untuk meningkatkan penggunaan produk dalam negeri oleh pemerintah, badan usaha dan masyarakat.

Sasaran P3DN antara lain adalah peningkatan penggunaan produk dalam negeri oleh kementerian/lembaga negara, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah  (BUMD) maupun masyarakat.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA