Wednesday, 11 Syawwal 1441 / 03 June 2020

Wednesday, 11 Syawwal 1441 / 03 June 2020

Harga Cabai Merah Tembus Rp 80 Ribu per Kilogram di Medan

Rabu 12 Oct 2016 16:57 WIB

Rep: Issha Harruma/ Red: Andi Nur Aminah

Pedagang menata cabai d Pasar Senen, Jakarta Pusat, Kamis (11/8). (Republika/Agung Supriyanto)

Pedagang menata cabai d Pasar Senen, Jakarta Pusat, Kamis (11/8). (Republika/Agung Supriyanto)

Foto: Republika/Agung Supriyanto

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- Harga cabai di sejumlah pasar tradisional di kota Medan mencapai Rp 80 ribu per kilogram. Kenaikan harga ini  dipicu karena sulitnya pasokan. Salah seorang pedagang cabai, di pasar Petisah, Nur menyebutkan, kenaikan harga ini terjadi selama beberapa hari terakhir.

Saat ini, harga cabai merah yang dia jual mencapai Rp 78 ribu hingga Rp 80 ribu per kilogram. "Ini terjadi sudah sekitar hampir seminggu. Naik dari harga sebelumnya Rp 65 ribu sampai Rp 70 ribu per kilogram," kata Nur, Rabu (12/10).

Nur menduga, salah satu penyebab kenaikan harga cabai merah tersebut adalah sulitnya pasokan. Musim kemarau yang terjadi di Berastagi, Karo, membuat cabai merah susah didapat. "Saya kan ngambil barang dari gunung di Brastagi. Di sana sudah beberapa bulan ini tidak hujan," ujar dia.

Tingginya harga cabai merah juga terpantau di pasar Bhakti. Pedagang pun mengeluhkan harga cabai merah yang mencapai Rp 80 ribu ini. Harga cabai merah yang terlalu tinggi membuat angka penjualan pedagang menurun. "Kalau kayak gini susah mau jualnya," kata seorang pedagang, Lisbeth.

Sementara itu, untuk harga cabai hijau dan cabai rawit, saat ini, masih terpantau normal. Per kilogram, cabai merah dan cabai rawit dijual dengan harga Rp 40 ribu. "Memang harga cabai merah ini yang meroket kali naiknya," ujar Lisbeth.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA