Sunday, 8 Syawwal 1441 / 31 May 2020

Sunday, 8 Syawwal 1441 / 31 May 2020

Isu SARA, 'Calon Kepala Daerah Lebih Takut Diskualifikasi Daripada Pidana'

Selasa 11 Oct 2016 14:30 WIB

Rep: MGROL75/ Red: Sadly Rachman

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Lukman Edy

Foto: MGROL75
EMBED

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Lukman Edy mengatakan kini ada Undang-Undang pidana bagi kepala daerah yang menggunakan isu SARA saat kampanye.

Lukman menambahkan bahwa sanski diskualifikasi sangat ditakutkan bagi calon kepala daerah, bukan sanksi pidana.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menuai kontroversi karena membawa Surah Al-Maidah 51 pada saat presentasi program pemprov DKI Jakarta di Kepulauan Seribu.

 

 

Videografer:
MGROL75

Video Editor:
Fian Firatmaja

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA