Jumat, 27 Jumadil Akhir 1441 / 21 Februari 2020

Jumat, 27 Jumadil Akhir 1441 / 21 Februari 2020

DPR Ingin Indonesia Produksi Alutsista Sendiri

Rabu 05 Okt 2016 12:14 WIB

Rep: Ali Mansur/ Red: Dwi Murdaningsih

Alutsista dipersiapkan saat apel pengamanan KTT OKI di silang Monumen Nasional, Jakarta, Selasa (1/3).

Alutsista dipersiapkan saat apel pengamanan KTT OKI di silang Monumen Nasional, Jakarta, Selasa (1/3).

Foto: Republika/Raisan Al Farisi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan berharap agar Indonesia segara memproduksi alat utama sistem persenjataan/pertahanan (alutsista) sendiri. Dia percaya Indonesia mampu memproduksi alutsista dan tidak kalah dengan produk luar.

Taufik mengatakan jika dilihat dari alutsista, TNI masih tertinggal jauh oleh negara lain. Namun Integritas, kapasitas, kapabilitas, intelektualitas serta semangat tempur seluruh prajurit TNI, dapat dipastikan menjadi nomor 1 di dunia ini. "Atas dasar itulah saya sangat setuju bersama rakyat, TNI kuat, hebat, profesional, siap Mewujudkan Indonesia yang Berdaulat, Mandiri dan Berkepribadian," kata Taufik, Rabu (5/10).

Menurut dia, meski masih minim peralatan, prestasi para prajurit TNI tidak pernah surut. Bahkan semakin hari semakin baik dan dapat dilihat serta dirasakan seperti peran prajurit TNI pada penanggulangan/penumpasan terorisme di dalam negeri.

"Kedepan Indonesia bisa memproduksi dan mengembangkan alutsista dalam negeri sehingga pembelian alutsista yang saat ini berdasarkan kebutuhan. tapi juga harus dipelajari kemungkinan industri strategis Indonesia untuk dapat memproduksi sendiri alutsista tersebut," kata Taufik.

Dia juga mengapresiasi Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo yang mengintruksikan sekaligus mengingatkan seluruh prajurit TNI untuk menjaga netralitas khususnya dalam pilkada serentak 2017. TNI diimbau mampu lapor cepat apabila menemukan potensi atau hal-hal yang tidak netral yang dapat mengganggu atau menghambat seluruh tahapan pesta demokrasi rakyat tersebut.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 
 
Terpopuler