Monday, 2 Syawwal 1441 / 25 May 2020

Monday, 2 Syawwal 1441 / 25 May 2020

Bupati Sukabumi ke Inggris Promosikan Geopark Ciletuh

Kamis 29 Sep 2016 08:44 WIB

Rep: Riga Nurul Iman/ Red: Andi Nur Aminah

Geopark Ciletuh

Geopark Ciletuh

Foto: Google

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Bupati Sukabumi Marwan Hamami tengah melakukan kunjungan ke Inggris sejak 27 September lalu. Orang nomor satu di Sukabumi ini menghadiri Konferensi Internasional Unesco Global Geopark Network (GGN) di kawasan English Riviera.

"Pak Bupati di Inggris untuk mempresentasikan keberadaan Geopark Ciletuh Palabuhanratu," ujar Kabag Humas Pemkab Sukabumi Yudi Panca Yoga kepada wartawan Kamis (29/9).

Rencananya, konferensi itu berlangsung dari 27 hingga 30 September mendatang. Menurut dia, bupati didampingi Asisten Daerah II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Sukabumi Dana Budiman. Dalam kesempatan itu hadir puluhan delegasi dari negara di dunia.

Yudi menerangkan, Sukabumi memang tengah mempersiapkan diri untuk mendapatkan pengakuan Unesco pada 2017 mendatang. Sebelumnya, Geopark Ciletuh telah ditetapkan sebagai geopark nasional pada Desember 2015 lalu.

Harapannya lanjut Yudi, Geopark Ciletuh dapat menjadi jaringan geopark dunia Unesco Global Geopark (UGG). Sehingga keberadaan Geopark Ciletuh dapat dikenal secara luas oleh masyarakat dunia.

Sebelumnya Asda II Pemkab Sukabumi Dana Budiman mengatakan, awalnya kawasan Geopark Ciletuh terdiri atas dua kecamatan yakni Ciemas dan Ciracap. Namun, kini jumlah kecamatan yang masuk Geopark Nasional Ciletuh mencapai delapan kecamatan. Perluasan kecamatan itu antara lain Palabuhanratu, Cisolok, dan Cikakak.

Dana mengatakan, perluasan wilayah geopark ini sejalan dengana rekomendasi dari UNESCO. Targetnya, dengan perluasan kawasan ini akan memudahkan jalan bagi terwujudnya Geopark Ciletuh sebagai geopark dunia dan diakui Unesco pada 2017 mendatang.

Perluasan wilayah geopark ini terang Dana, juga akan memperkaya tiga indikator kawasan geopark yakni keanekaragaman geologi, keragaman biologi, dan memiliki keragaman budaya. Terlebih, di kawasan perluasan terdapat sejumlah kampung adat yang sudah dikenal yakni Ciptagelar dan Sinarresmi.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA