Saturday, 7 Rabiul Awwal 1442 / 24 October 2020

Saturday, 7 Rabiul Awwal 1442 / 24 October 2020

In Picture: Prosesi Penyalaan Api PON XIX Jawa Barat, Simbol Regenerasi Atlet Legenda

Ahad 18 Sep 2016 11:51 WIB

Red: Yogi Ardhi Cahyadi

Foto: Zabur Karuru/Antara

Oleh : Yogi Ardhi

REPUBLIKA.CO.ID, Atlet-atlet legenda tanah air ikut memeriahkan defile kontingen Peserta PON XIX 2016 di Jawa Barat. Nama-nama seperti Susi Susanti, Taufik Hidayat, Tantowi Ahmad, Liliyana Natsir (bulutangkis), Nurfitriyana Saiman (panahan), Purnomo, Supriati Sutono (atletik), Anton Suseno (tenis meja), Gugi Gustaman (bola voli),  Kresna Bayu (judo), Risa Suseanty (balap sepeda/MTB), Donald Wailan Walalangi (tenis), Ade Rai (binaraga), Eka Yulianti (karate), Ellyas Pical (tinju), Elsa Manora Nasution (renang), Eko Yuli Irawan dan Sri Wahyuni (angkat besi). Atlet-atlet senior itu sudah terbukti mengharumkan nama Indonesia di tingkat Asia dan dunia. Tidak ketinggalan legenda tim sepakbola Jawa Barat, Persib Bandung, Adjat Sudrajat dan Djadjang Nurdjaman (Sepakbola) 

 

Beberapa atlet legenda ini terlibat dalam prosesi estafet obor Api PON hingga tiba di kaldron. Di sana telah menanti Lala Diah Pitaloka, karateka muda juara usia 10-12 tahun dengan kategori perseorangan pada kejuaraan Internasional Banzai Cup Open Karate Championship di Jerman pada 2015 lalu. Lala sukses mengharumkan nama bangsa Indonesia dalam turnamen yang diikuti 1.500 peserta dari 33 negara tersebut. Estafet  obor Api PON pada Lala menjadi simbol regenerasi atlet senior kepada juniornya.

Sumber : Republika

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA