Tuesday, 10 Syawwal 1441 / 02 June 2020

Tuesday, 10 Syawwal 1441 / 02 June 2020

UGM Temukan Pembersih Tangan dari Lendir Ikan

Jumat 09 Sep 2016 19:40 WIB

Red: Ilham

Pembersih tangan (ilustrasi)

Pembersih tangan (ilustrasi)

Foto: ist

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil menemukan cairan pembersih tangan atau hand sanitizer yang berasal dari lendir ikan.

"Mukus atau lendir pada ikan memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan hand sanitizer. Dalam mukus ikan diketahui mengandung senyawa immunoglobin yang memiliki kemampuan menghambat bakteri gram positif dan negatif. Dan immunoglobin dalam mukus ikan ini berperan sebagai antibiotik pada ikan. Selain itu, dapat juga diaplikasikan pada kuman yang kerap menyerang manusia," kata Mahasiswi Fakultas Pertanian UGM, Qurrota A'yun di Yogyakarta, Jumat (9/9).

Ia menuturkan, penemuan cairan pembersih tangan itu merupakan hasil kerja sama tim mahasiswa UGM yang terdiri dari empat mahasiswa. Yaitu, Mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan Alif Kurniawan, Mahasiswa Fakultas Kedokteran Atikah Iffah Syakirah, Mahasiswa Fakultas Biologi Noviana Nur Sari.

Menurut dia, mukus ikan dapat digunakan sebagai bahan tambahan dalam hand sanitizer sebagai agen antimikrobial.
"Sebab dalam mukus ikan mengandung berbagai enzim protease yang mempunyai aktivitas antibakteri yang kuat.

Mukus juga mengandung lecitin yang terbukti dapat menyembuhkan luka. Kandungan senyawa dalam mukus ikan ini mampu memberikan perlindungan dari patogen mikroba dan juga parasit," katanya.

Ia menambahkan, ke depannya hand sanitizer berbahan mukus ikan ini sangat berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut. Sebab, selain terbukti mampu memiliki aktivitas antibakteri yang kuat, ketersediaan mukus ikan sangat berlimpah di Indonesia dan cenderung belum banyak dimanfaatkan.

"Mukus ikan bisa dimanfaatkan sebagai hand sanitizer pengganti alkohol dan juga meminimalkan kerusakan tangan karena kandungan alkohol yang berlebih," kata dia.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA