Sunday, 1 Jumadil Akhir 1441 / 26 January 2020

Sunday, 1 Jumadil Akhir 1441 / 26 January 2020

Ini Beda Pempek Lampung dan Pempek Palembang

Senin 29 Aug 2016 17:25 WIB

Rep: Adysha Citra R/ Red: Andi Nur Aminah

Pempek (ilustrasi)

Pempek (ilustrasi)

Foto: Permatajaya.wordpress.com

REPUBLIKA.CO.ID, Siapa tak suka pempek? Dengan berbahan dasar ikan, kudapan ini memiliki tempat istimewa di hati banyak pecinta kuliner Tanah Air dan bahkan dunia.

Selama ini, Palembang identik sebagai 'sumber' dari pempek yang paling lezat di Indonesia. Ternyata, selain Palembang ada daerah lain di Sumatra yang juga menjadi penghasil pempek dengan cita rasa yang tak kalah lezat, yaitu Provinsi Lampung.

Sekilas, pempek Lampung terlihat sama dengan pempek Palembang. Penggunaan ikan segar pun sama-sama menjadi yang utama dalam pembuatan pempek Lampung atau pun Palembang. Akan tetapi, cita rasa yang berbeda akan terasa ketika pecinta kuliner mulai mencicipi pempek Lampung.

"Pempek itu dari Palembang. Tapi, pempek orang Lampung enggak kalah enak juga," ujar Mekhanai Top Six Provinsi Lampung, M Farras Haris Mananda saat ditemui di Lapangan Saburai, Lampung.

Eva Ayu dari Asosiasi Perusahaan Jasaboga Indonesia (APJI) DPD Provinsi Lampung mengatakan ada satu hal yang membuat pempek Lampung berbeda dari pempek Palembang. Perbedaan itu, lanjut Eva, terletak pada kuah pempek yang digunakan.

Eva mengatakan kuah pempek Lampung menggunakan biang cuka sehingga menghasilkan rasa yang lebih pekat. Di samping itu, Eva juga mengatakan ada campuran ikan yang turut digunakan dan di saring. "Gula yang digunakan juga gula aren asli," terang Eva.

Saat disantap, satu sendok pempek Lampung sudah cukup untuk membuat pecinta kuliner merasakan cita rasa ikan serta kuah pempek Lampung yang pekat. Tak heran, cukup banyak wisatawan yang mencicipi pempek Lampung merasa jatuh hati dan ingin kembali menyantap pempek Lampung ini.

"Bagi sebagian orang yang sudah ke Lampung dan mencoba pempek Lampung, mereka suka bilang kok enak banget ya'," ujar Koordinator Media dan Publikasi Lampung Krakatau Festival 2016 Dendy Triadi.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA