Rabu, 27 Jumadil Awwal 1441 / 22 Januari 2020

Rabu, 27 Jumadil Awwal 1441 / 22 Januari 2020

PKS Dukung Wahidin-Andika di Banten, Ini Alasannya

Senin 22 Agu 2016 14:33 WIB

Rep: dyah ratna meta novia/ Red: Teguh Firmansyah

Bakal calon Gubernur Banten Wahidin Halim (kiri) didampingi balon Wagub Andika Hazrumi (kanan) memberi sambutan saat deklarasi pasangan Cagub Cawagub Banten 2017-2022 oleh DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Banten di Serang, Minggu (21/8).

Bakal calon Gubernur Banten Wahidin Halim (kiri) didampingi balon Wagub Andika Hazrumi (kanan) memberi sambutan saat deklarasi pasangan Cagub Cawagub Banten 2017-2022 oleh DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Banten di Serang, Minggu (21/8).

Foto: Antara/Asep Fathulrahman

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman mengatakan, calon gubernur Banten Wahidin-Andika yang didukung oleh DPP PKS merupakan pasangan yang serasi dan mampu memberikan perubahan baik bagi Banten.

"Kami di PKS selalu mengombinasikan kepemimpinan tua dan muda. Sebab kami percaya pada keberanian pemuda dan kebijaksanaan orang tua. Makanya ini pasangan yang sangat serasi," katanya, Senin,(22/8).

Ia berharap mereka berdua dapat mewujudkan good governance dan clean government di Banten. Bakal calon gubernur Wahidin Halim menambahkan, ia mengapresiasi kader PKS yang militan dan penuh kegesitan. Selain itu kader PKS disiplin dalam berjihad, berdakwah, dan menyelesaikan amanah.

Ketua DPW PKS Banten Miptahudin mengatakan, setidaknya ada beberapa kepentingan yang ingin diwujudkan dengan mencalonkan Wahidin-Andika. Pertama, kesamaan gerak kemaslahatan keumatan.

Baca juga,  Demokrat Usung Anak Ratu Atut di Pilkada Banten.

Kedua, lanjutnya, melakukan reformasi birokrasi. Mereka punya semangat dan track record yang cukup baik. Ini penting untuk menjadikan Banten lebih baik dan unggul dari provinsi lain.

Tokoh Banten Mulyadi Jaya Baya menambahkan, ia yakin 25 ribu kader PKS mampu membuat perubahan nyata di Banten. "Saya yakin kader PKS di Banten mampu membuat konsep pengurangan kemiskinan, konsep soal ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan jalan macet," ungkapnya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA